Sabtu, 25 Juli 2015

Amanah yang Terabaikan (fiqih thaharah wanita)


Bismillahirrahmanirrahiim...

Kajian fiqih wanita 10/6/2015

Amanah yang Terabaikan (fiqih thaharah wanita)

Oleh: Arfah Nur Laila, Lc

Tafsir Amanah

Allah berfirman dlm surat Al Ahzab: 72, yg artinya,
Golongan-Golongan yang bersekutu (Al-'AΔ₯zāb):72 - Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.

Manusia bersifat dzalim dan cenderung bodoh.

Allah memberi nikmat:
- menciptakan kita
- memberi kita hidayah

Tafsir Amanah menurut Ibnu Katsir

1. Tanggung jawab syar'i

2. Agama

3. Hukum-hukum Allah

4. Shalat

5. Puasa

6. Mandi Besar (mandi janabah)

Thaharah meripakan slh stu amanah yg dibebankan Allah kpd manusia. Thaharah termasuk didlm hukum2 Allah.
Kaitannya thd kesemua poin diatas krn kita hrs berthaharah sebelum melakukan ke 6 poin diatas.

Laki2 berbeda dgn perempuan, seperti firman Allah blm surat Ali Imran: 36,

Keluarga 'Imran ('Δ€li `Imrān):36 - Maka tatkala isteri 'Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: "Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk".

Mengapa thaharah terabaikan?

- bnyk org yg menyepelekan masalah thaharah
- malu/enggan mempelajari thaharah
- thaharah adl rahasia antara hamba dgn Rabbnya
- lupa thd urgensi thaharah

Urgensi thaharah menurut Rasulullah,
"Allah tdk menerima shalat kalian sebelum berwudhu"

Ancaman thd org yg mengabaikan thaharah:

"Bersihkanlah diri dri kencing krn kebnykan siksa kubur berasal krn sebab bekas kencing tsb"

Laki2 dan perempuan adalah berbeda kecuali utk pahala akhirat.

HUKUM CAIRAN YANG KELUAR DARI KEMALUAN WANITA

1. Cairan yg keluar dri jln kencing
Wadi, keluar dari jalan kencing dan hukumnya najis dan membatalkan wudhu.

2. Cairan yg keluar dri jln lahir

A. shufrah dan kudrah (flek)
• Shufrah, cairan berwarna kuning
• Kudrah, cairan warna kemerahan

● Hukumnya:
▪ dilihat masa keluarnya misalnya spt haid.
Akhir haid ditandai dgn cairan putih/bening diakhir haid. Jika shufrah dan kudrah masih keluar diantara masa haid, maka hukumnya sama spt haid.

▪ keluar di masa suci, misalnya ia haid biasa selama 5 hri, kemudian setelah masa haid slsi misalnya keluar shufrah dan kudrah di hari ke 15 maka hukumnya itu suci dan tdk najis.
Dalilnya hadist yg berkata
"Kami tdk anggap apa2 shufrah dan kudrah di masa suci."

Walaupun suci dan tdk najis tapi shufrah dan kudrah ini hukumnya spt kentut yang membatalkan wudhu kecuali jika keluar terus menerus maka itu dianggap sakit.

B. madzi
Yaitu cairan yg licin, ringan, keluarnya mengalir dan ketika tergeraknya syahwat.

Hukumnya:
▪ najis
▪ membatalkan wudhu
Madzi tdk harus mandi janabah.

C. keputihan
Cairan kental, elastis, mengalir, dan tdk memancar, berwarna putih atau kuning

Keputihan:
- normal (putih, bening, tdk berbau)
- penyakit (berbau, berwarna abu2)

Hukum keputihan:
• suci tdk najis.
• keputihan tdk membatalkan wudhu krn cairannya dihukumkan spt dahak.

Namun ada pendapat yg mengemukakan bhw keputihan juga spt kentut, suci namun membatalkan wudhu. Namun jika terus menerus dihitung sbg penyakit dan tdk membatalkan wudhu.

D. mani
Cairan kuning, keluarnya memancar, dgn syahwat, berbau spt bau putih telur atau tumbuhan

Hukumnya ada 2 pendapat:
• suci
Apabila mani nempel ke pakaian, jika kering hny dikerik dan jika basah dilap, maka pakaian tsb msh bisa dipakai shalat. Pendapat ini adalah yg terkuat, walaupun suci mani ini adalah pembatal terbesar bagi manusia yg mengeluarkan mani. Jadi wajib mandi besar dan wudhu.

• najis
Apabila kering cukup dikerik, apabila basah maka wajib dicuci.

Mani keluar tanpa syahwat (ketika cuaca dingin atau kecelakaan, dan tdk diwajibkan mandi namun hrs wudhu) dan dengan syahwat (wajib mandi janabah dan wudhu, baik mimpi ataupun bersetubuh).

E. darah haid

PERBEDAAN MANDI JANABAH DAN MANDI HAID

1. Penggunaan daun bidara (jaman skrg sabun, shampoo)

Sangat dianjurkan ketika mandi haid namun tdk saat mandi janabah.

2. Ketika mandi haid dianjurkan bersungguh2 dlm menggosok badan terutama kepala dan membuka kepangan rambut.

Mandi janabah dibolehkan utk tdk membuka kepangan rambut.

3. Ketika mandi haid disunnahkan utk mengulang2 mandi (saat itu). Sdgkan pd mandi janabah cukup skli sj.

4. Ketika mandi haid tdk ada perbedaan antara wudhu sebelum mandi atau sesudahnya. Sdgkan mandi janabah disunnahkan SEBELUM mandi.

5. Penggunaan minyak wangi setelah mandi haid. Sedangkan pd mandi janabah tdk ada anjuran tsb.

Kenapa mandi haid lebih diperhatikan?

Krn mandi haid hanya sebulan sekali, dan mandi janabah bisa tiap hari.

HAID DAN ISTIHADHAH & NIFAS

HAID DAN ISTIHADHAH

Perbedaannya

1. Tempat keluar

Haid adl darah alami yg keluar dlm masa tertentu keluar dri dinding rahim

Istihadhah adl darah yg keluar krn penyakit yg keluarnya dri pembuluh darah

2. Sebab

Haid tjd pemisahan membran internal rahim dan robeknya penyempitan pembuluh darah.

Istihadhah tjd krn adanya penyakit didlm rahim (mikroba atau infeksi atau tumor)

3. Sifat

Haid berwarna hitam/merah pekat, kental, berbau busuk, tdk menggumpal

Istihadah berwarna merah terang, cair, aroma darah biasa, setelah keluar lngsng menggumpal.

4. Waktu keluar

Haid keluar usia pubertas smp wkt menopouse

Istihadhah tdk waktu tertentu.

5. Masa keluar

Haid minimal 24 jam, maksimal 8 sampai 15 hri

Istihadhah, tdk ada batas masa minimal atau maksimal.

JENIS - JENIS ISTIHADHAH

1. Darah anak kecil

Merupakan darah yg keluar dri anak sebelum usia baligh (sebelum 9th).

2. Darah setelah menopouse

Adl darah yg keluar setelah masa menopouse dan darah tsb diluar kebiasaan ketika ia masih masa subur. Usia menopouse menurut para ulama adl 50-60thn sdgkan menurut medis adl 45-55th.

3. Darah wanita hamil

Darah yg keluar dri wanita hamil. Jika darah itu keluar maka ia tdk apa utk shalat.

4. Darah yg lebih sebentar dari masa minimal haid

Merupakan darah yg keluar lebih sebentar dri masa minimal haid (kurang dri 24 jam)

5. Darah yg lebih lama dari masa maksimal haid

Merupakan darah yg keluar lebih lama dri masa maksimal haid atau lebih lama dri kebiasaan haidnya atau merupakan darah yg keluar lebih lama dari masa maksimal nifas.

6. Darah yg keluar lagi setelah suci dari haid

Darah yg keluar lg setelah suci dri haid dan sebelum mencapai masa minimal suci antara 2x haid.
Masa minimal suci antara 2x adl 13 hari.
Misal kebiasaan haid 10hri, namun smp hri ke 13 msh keluar darah maka 3 hri diluar masa haid itulah istihadhah.
Jika haid terputus kemudian keluar lg maka itu termasuk haid.

7. Darah akibat operasi

Merupakan darah yg keluar setelah operasi kandungan. Atau operasi pengangkatan rahim atau pengangkatan tumor.

MASALAH HAID DAN ISTIHADHAH

1. Masa minimal

Menurut medis masa minimalnya 24 jam. Siklus normal 2-7 hari.

2. Hadist Rasulullah menunjukkan bhw keluar haid adalah merupakan tanda kosongnya rahim dri kehamilan.

Paramedis berpendapat bhw keluarnya darah ketika hamil adl krn penyakit

3. Masa minimal suci antara 2x haid adl 15 hari

PERBEDAAN HUKUM2 HAID DAN ISTIHADHAH

1. Haid

Tdk boleh puasa, shalat, thawaf, tdk boleh menyentuh mushaf Alquran yapi boleh membacanya tanpa menyentuh mushaf (kalo aplikasi Alquran di ponsel dan tablet itu boleh), tdk boleh berdiam diri di masjid (kalau dauroh atau kajian sebaiknya diluar area shalat), tidak boleh sujud tilawah dan sujud.

Tidak boleh bersenggama, tdk boleh dicerai, rujuk juga iddah.

2. Istihadhah

Hukumnya sama seperti wanita suci tp jika mau shalat ia harus wudhu (setiap waktu shalat ia wajib wudhu).

Jika ia ingin shalat sunnah yg tdk menyambung dgn shalat wajib ia juga wajib wudhu.

Setiap waktu shalat harus membersihkan kemaluan dan mengganti pembalutnya sebelum berwudhu.

NIFAS

Keluar ketika melahirkan dan setelah melahirkan. Bila tjd kontraksi sebelum melahirkan itu termasuk nifas namun jika tdk ada kontraksi itu termasuk istihadah.

Jika keguguran, janinnya sdh terbentuk manusia ia termasuk nifas. Klo belum berbentuk manusia itu termasuk istihadah (kandungan berusia 80hari)

1. Masa minimal nifas

Tidak ada batas minimal masa nifas, bs jd wanita tsb berhenti nifas sebelum 40hri.
Maka wanita tsb mandi, shalat, dan puasa.

2. Maksimal nifas

Jika kebiasaannya mandi bersuci ketika sdh 40 hari nifas, maka darah keluar setelah 40 hari adalah istihadhah.

***

Sesi tanya jawab

1. TATA CARA MANDI JANABAH

1. Mencuci kemaluan
2. Berwudhu
3. Mencuci sebagian kanan dri kepala, dilanjutkan bagian kiri
4. Dilanjutkan diguyur seluruh badan sebelah kanan dlu baru bagian kiri.

2. "Kentut" dari kemaluan wanita tdk membatalkan wudhu.

● Ketika keluar cairan ketika shalat maka kita hrs melihat jenis cairan itu, apakah sufrah dan kudrah ataukah keputihan.
Teruskan dlu shalatnya selesai shalat bru dilihat.
Jika sufrah dan kudrah yg membatalkan wudhu maka kita ulangi lg wudhu dan shalatnya.
Jika hny keputihan biasa maka shalatnya td sah.

3. Niat utk mandi janabah bisa digabungkan dgn niat yg lain (misal: niat mandi janabah (ketika mimpi), mandi haid, mandi jumat)

4. Setelah bersenggama kita boleh utk tdk langsung mandi janabah, tp hrs tetap membersihkan kemaluan dan wudhu.

5. Wudhu dimasa haid
Hukumnya boleh, tp tdk mensucikan dan tetap tdk boleh shalat.

6. Tidak berdosa jika berhubungan suami istri tp masih di sela masa haid yg bersih walaupun misalnya esoknya keluar lg darah haidnya.

7. Apabila ia tidur dan ketika bangun ia mendapati celananya basah, maka dilihat dlu cairan apa yg keluar. Jika mani ia wajib mandi, jika bukan mani ia tdk wajib mandi.

8. Syarat utk berhubungan suami istri

- berhenti dri haid
- setelah bersuci (mandi haid)
Jadi jika belum bersuci tdk boleh berhubungan suami istri.

9. Jika ketika bercumbu dgn suami namun terhenti krn ada gangguan dri luar, lalu kita sdh keluar mani, maka tdk wajib mandi namun hrs wudhu.

10. Klo kita berhubungan suami istri lalu setelahnya keluar haid, maka kita tdk berdosa.

11. Jika memang masa haidnya terbiasa tdk teratur, kita lihat kebiasaannya yg terbanyak dri siklus itu (3x siklus mens, maka itulah yg dikatakan kebiasaan)

Selasa, 21 Juli 2015

Kisah seorang istri yang bisa membuat suaminya tergila-gila padanya


"Kisah seorang istri yang bisa membuat suaminya tergila-gila padanya.."

INSPIRATIF
Seorang Ayah bercerita pd anak perempuannya,

Suatu hari seorang wanita tua diwawancarai oleh seorang presenter dalam sebuah acara tentang rahasia kebahagiaannya yang tak pernah putus.

Apakah hal itu karena ia pintar memasak? Atau karena ia cantik? Atau karena ia bisa melahirkan banyak anak, ataukah karena apa?

Wanita itu menjawab :

“Sesungguhnya rahasia kabahagiaan suami istri

ada di tangan sang istri, tentunya setelah mendapat taufik dari Allah. Seorang istri mampu menjadikan rumahnya laksana surga, juga mampu menjadikannya neraka.

Jangan Anda katakan karena harta !

Sebab betapa banyak istri kaya raya namun ia rusak karenanya, lalu sang suami meninggalkannya.

Jangan pula Anda katakan karena anak-anak !

Bukankah banyak istri yang mampu melahirkan banyak anak hingga sepuluh namun sang suami tak mencintainya, bahkan mungkin menceraikannya.

Dan betapa banyak istri yang pintar memasak.

Di antara mereka ada yang mampu memasak hingga seharian tapi meskipun begitu ia sering mengeluhkan tentang perilaku buruk sang suami.”

Maka sang peresenter pun terheran, segera ia berucap:

“Lantas apakah #rahasia nya..?”

Wanita itu menjawab:

“Saat suamiku marah dan meledak-ledak, segera aku diam dengan rasa hormat padanya. Aku tundukkan kepalaku dengan penuh rasa maaf.

Tapi janganlah Anda diam yang disertai pandangan mengejek, sebab seorang lelaki sangat cerdas untuk memahami itu.”

“Kenapa Anda tidak keluar dari kamar saja..?” tukas presenter.

Wanita itu segera menjawab:

“Jangan Anda lalukan itu! Sebab suamimu akan menyangka bahwa Anda lari dan tak sudi mendengarkannya. Anda harus diam dan menerima segala yang diucapkannya hingga ia tenang.

Setelah ia tenang, aku katakan padanya;

'Apakah sudah selesai?'

Selanjutnya aku keluar….

Sebab ia pasti lelah dan butuh istirahat setelah melepas ledakan amarahnya.

Aku keluar dan melanjutkan kembali pekerjaan rumahku.”

“Apa yang Anda lakukan?

Apakah Anda menghindar darinya dan tidak berbicara dengannya selama sepekan atau lebih?” tanya presenter penasaran.

Wanita itu menasehati :

“Anda jangan lakukan itu, sebab itu kebiasaan buruk. Itu senjata yang bisa menjadi bumerang buat Anda.

Saat Anda menghindar darinya sepekan sedang ia ingin meminta maaf kepada Anda, maka menghindar darinya akan membuatnya kembali marah.

Bahkan mungkin ia akan jauh lebih murka dari sebelumnya.”

“Lalu apa yang Anda lakukan..?” tanya sang presenter terus mengejar.

Wanita itu menjawab:

“Selang dua jam atau lebih, aku bawakan untuknya segelas jus buah atau secangkir kopi, dan kukatakan padanya, Silakan diminum.

Aku tahu ia pasti membutuhkan hal yang demikian, maka aku berkata-kata padanya seperti tak pernah terjadi sesuatu sebelumnya.”

“Apakah Anda marah padanya..?” ucap presenter dengan muka takjub.

#Wanita itu berkata:

“Tidak...

Dan saat itulah suamiku mulai meminta maaf padaku dan ia berkata dengan suara yang lembut.”

“Dan Anda mempercayainya..?” ujar sang presenter.

Wanita itu menjawab :

“Ya. Pasti. Sebab aku percaya dengan diriku dan aku bukan orang bodoh.

Apakah Anda ingin aku mempercayainya saat ia marah lalu tidak mempercayainya saat ia tenang..?”

“Lalu bagaimana dengan harga diri Anda?” potong sang presenter.

“Harga diriku ada pada ridha suamiku dan pada tentramnya hubungan kami.

Dan sejatinya antara #suami #istri sudah tak ada lagi yang namanya harga diri.

Harga diri apa lagi..?!!

Padahal di hadapan suami Anda, Anda telah lepaskan semua pakaian Anda!”

Sumber : Ustadz Fairuz Ahmad

Senin, 13 Juli 2015

romadhon 25

Lagi pengen corat coret. Mo post di fb takut...

Kluarga ini tak henti2 bikin kagum. Terdiri dari ibu.adik kecil laki2. Dan kakak perempuan SMA yg awalnya kukira seumuran dengan keistiqomahan berpakaian dan kesigapan bantu beres mesjid, ngrawat ibunya dll, dan masuk sekolah langsung smester 3 , dan tetep ,ai mulai dari awal doonk , biar urut #mringis dan adeknya baru saja tolah toleh kutanya "kakak ma ummi nya mana? Kok g datang" "iya .ga tau nih" "oh kamu i'tikaf disini"kusimpulkn sendiri karna kyknya g mungkin anak sekecil ini brangkat sendiri dr rumahnya d ciledug "iya" kata si adek yg kyknya masih SD ini. Udah tau klo punya anak cewek cari mantu dimana? #elus2perut kenyang abis mam nasi biryani gratis #eh

Selasa, 07 Juli 2015

KISAH NAJMUDDIN AYYUB MENCARI JODOH


πŸ“šπŸ“’πŸ”°πŸŒ· KISAH NAJMUDDIN AYYUB MENCARI JODOH

πŸ‘‹ Semoga Allah mengkaruniakan kami dan anda sekalian dengan semisal isteri yang shalehah ini yang akan menggandeng tangan anda menuju ke dalam jannah

✋ Najmuddin Ayyub (amir Tikrit) belum juga menikah dalam tempo yang lama. Maka bertanyalah sang saudara Asaduddin Syirkuh kepadanya: “Wahai saudaraku, kenapa engkau belum juga menikah?”

▪Najmuddin menjawab: “Aku belum menemukan seorang pun yang cocok untukku.”

▫“Maukah aku pinangkan seorang wanita untukmu?” tawar Asaduddin.

▪“Siapa?” Tandasnya.

▫“Puteri Malik Syah, anak Sulthan Muhammad bin Malik Syah Suthan Bani Saljuk atau puteri menteri Malik,” jawab asaduddin.

▪“Mereka semua tidak cocok untukku” tegas Najmuddin kepadanya.

▫Ia pun terheran, lalu kembali bertanya kepadanya: “Lantas siapa yang cocok untukmu?”

▪Najmuddin menjawab: “Aku menginginkan wanita shalehah yang akan menggandeng tanganku menuju jannah dan akan melahirkan seorang anak yang ia didik dengan baik hingga menjadi seorang pemuda dan ksatria yang akan mengembalikan Baitul Maqdis ke dalam pangkuan kaum muslimin.”

πŸŒ·πŸ‘ Ini merupakan mimpinya.
Asaduddin pun tak merasa heran dengan ucapan saudaranya tersebut. Ia bertanya kepadanya: “Terus dari mana engkau akan mendapatkan wanita seperti ini?”

▪“Barang siapa yang mengikhlaskan niatnya hanya kepada Allah, niscaya Allah akan memberikan rezeki kepadanya,” jawab Najmuddin.

πŸ“πŸ’‘Suatu hari, Najmuddin duduk bersama salah seorang syaikh di masjid di kota Tikrit berbincang-bincang. Lalu datanglah seorang pemudi memanggil syaikh tersebut dari balik tabir sehingga ia memohon izin dari Najmuddin guna berbicara dengan sang pemudi. Najmuddin mendengar pembicaraan sang syaikh dengan si pemudi. Syaikh itu berkata kepada si pemudi: “Mengapa engkau menolak pemuda yang aku utus ke rumahmu untuk meminangmu?”

🌷 Pemudi itu menjawab: “Wahai syaikh, ia adalah sebaik-baik pemuda yang memiliki ketampanan dan kedudukan, akan tetapi ia tidak cocok untukku.”

πŸ”Š “Lalu apa yang kamu inginkan?” Tanya syaikh.

πŸ”°Ia menjawab: “Tuanku asy-syaikh, aku menginginkan seorang pemuda yang akan menggandeng tanganku menuju jannah dan aku akan melahirkan seorang anak darinya yang akan menjadi seorang ksatria yang bakal mengembalikan Baitul Maqdis ke dalam pangkuan kaum muslimin.”

πŸ’₯πŸ“’ Allahu Akbar, satu ucapan yang persis dilontarkan oleh Najmuddin kepada saudaranya Asaduddin.
Ia menolak puteri Sulthan dan puteri menteri bersamaan dengan kedudukan dan kecantikan yang mereka miliki.

✋Demikian juga dengan sang pemudi, ia menolak pemuda yang memiliki kedudukan, ketampanan, dan harta.
Semua ini dilakukan demi apa? Keduanya mengidamkan sosok yang dapat menggandeng tangannya menuju jannah dan melahirkan seorang ksatria yang akan mengembalikan Baitul Maqdis ke dalam pangkuan kaum muslimin.

✔πŸ”₯ Bangkitlah Najmuddin seraya memanggil syaikh tersebut, “wahai Syaikh aku ingin menikahi pemudi ini.”

⚠ “Tapi ia seorang wanita fakir dari kampung,” jawab asy-syaikh.

▪“Wanita ini yang saya idamkan.” tegas Najmuddin.

🌷🏠Maka menikahlah Najmuddin Ayyub dengan sang pemudi. Dan dengan perbuatan, barang siapa yang mengikhlaskan niat, pasti Allah akan berikan rezeki atas niatnya tersebut.
Maka Allah mengaruniakan seorang putera kepada Najmuddin yang akan menjadi sosok ksatria yang bakal mengembalikan Baitul Maqdis ke dalam pangkuan kaum muslimin. Ketahuilah, ksatria itu adalah Shalahuddin al-Ayyubi.

πŸ”ΊπŸ”Š Inilah harta pusaka kita dan inilah yang harus dipelajari oleh anak-anak kita.

πŸ“– Talkhis: Kitabush Shiyam min Syarhil Mumti’ karya Asy-Syaikh Ibnu ‘UtsaiminΨ±Ψ­Ω…Ω‡ Ψ§Ω„Ω„Ω‡.

πŸ“š Di ambil dari Majmu’ah Thalibatul ‘ilmi

✏ Alih bahasa: Syabab Forum Salafy

πŸ’‘πŸ“ WSI ~ http://forumsalafy.net/?p=11914

🌹🌷🌹🌷🌹🌷🌹🌷🌹🌷🌹🌷