Tampilkan postingan dengan label SDL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SDL. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 April 2016

Masa Tua

💦Masa Tua
==::==::==::==::==

💥Berkata Ibnu Rajab -rahimahullah-:

يا من أنـذره الـشيب بالـموت وهو مقيـم على الآثـام أما كـفـاك واعـظ الـشيب مع واعـظ الـقرآن  ؟!

"Wahai seorang yang diperingatkan oleh masa tuanya dengan suatu kematian, sedangkan ia terus menerus melakukan dosa...
Tidakkah cukup bagimu masa tua dan al qur_an sebagai pemberi peringatan...!?".
_______
📚Latha_iful Ma'arif (259)

_______
📲WA Silsilah Durus Linnisa'📚

Kamis, 21 April 2016

Akar Suatu Kemaksiatan

🔥Akar Suatu Kemaksiatan
〰〰〰〰〰
〰〰〰〰〰

💥Berkata Ibnul Qayyim -rahimahullah-;

أصول الخطايا كلها ثلاث؛ الكبر وهو الذي أصار إبليس إلى ما أصاره،والحرص وهو الذي أخرج آدم من الجنة، والحسد وهو الذي جرأ أحد ابني آدم على أخيه، فمن وقى شر هذه الثلاث فقد  وقى الشر فالكفر  من الكبر والمعاصي من الحرص والظلم من الحسد

"Akar berbagai dosa itu pada tiga perkara;

1⃣Sombong, inilah yang menyeret Iblis melakukan apa yang ia telah lakukan,

2⃣Ambisi, inilah yang menyebabkan keluarnya Adam dari Surga,

3⃣Hasad (Dengki), inilah yang menyebabkan salah satu anak Adam berbuat aniaya kepada saudaranya,

☝🏻Maka barangsiapa yang terlepas dari kejelekan tiga perkara ini sungguh ia telah terlepas dari kejelekan,

👉🏻Maka kekufuran itu berasal dari kesombongan, dan maksiat itu berasal dari ambisi, sedangkan kedzaliman itu berasal dari hasad".
_________
📚Al Fawa_id (1/58)

______
📲WA Silsilah Durus Linnisa'📚

Rabu, 20 April 2016

Hasad

🔥Hindari Sifat Hasad...!!!

==========

Hasad (iri) adalah;

تمني زوال النعمة المحسود إلى الحاسد

"Menginginkan hilangnya suatu nikmat yang ada pada seorang yang dihasadi hingga berpindah kepada orang yang hasad tsb".
_________
📙At Ta'rifaat Lil Jurjany (120).

🔎Syeikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rahimahullah- memberikan definisi hasad (iri) adalah;

كراهة ما أنعم الله به على الغير وإن لم يتمن زواله تلك النعمة

"Tidak senang tatkala Allah memberikan suatu kenikmatan kepada orang lain, walaupun kadang ia tidak menginginkan hilangnya nikmat tersebut pada orang lain tsb".
_______
📙Hilyah Thalibil 'Ilmi (233).

☝🏻Hasad adalah penyakit dan dosa yang bisa mengarahkan kepada dosa-dosa lainnya, oleh sebab itulah tatkala Iblis berani menentang dan sombong dihadapan Allah maka hal tersebut muncul karena sifat hasad yang dimiliki oleh Iblis -la'natullah-.

Demikian pula hasad bisa memisahkan persatuan sesama muslim bahkan persaudaraan seorang insan.

👆🏼 Tidakkah kita melihat bagaimana keakraban dua anak Adam -'alaihis salaam- lenyap dan sirna disebabkan sifat hasad salah satu dari keduanya??

👉🏻Dan tidakkah kita saksikan pertikaian dan makar anak-anak Nabi Ya'qub -'alaihis salaam- juga karena munculnya sifat hasad yang ada diantara mereka??

▪Seorang yang telah hasad kepada saudaranya maka ia akan melakukan perkara apapun sehingga tercapai tujuannya untuk menghilangkan nikmat yang ada pada saudaranya tersebut, dosa demi dosa seperti kedustaan, pembeberan 'aib, celaan, pembunuhan dst akan dilakukan untuk tercapainya tujuan tersebut.

☝🏻Maka kejelekan demi kejelekan akan terjadi ditengah manusia tatkala penyakit hasad itu menjangkiti mereka.

👉🏻Oleh sebab itulah Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda;

لا يزال الناس بخير مالم يتحاسدوا

"Terus menerus manusia berada pada suatu kebaikan selama mereka tidak saling hasad".
________
HR. At Thabrani (8157)

⚠Kemudian berhati-hatilah wahai saudaraku...

☝🏻Jika anak para Nabi saja tak terlepas dari sifat ini maka tak seorangpun boleh merasa aman dari munculnya sifat berbahaya ini.

🔎Tatkala Imam Al Hasan Al Bashry ditanya;

أيحسد المؤمن؟؟

" Apakah seorang mukmin juga bisa hasad??"

Maka beliau menjawab;

سبحان الله، ما أنساك لإخوة يوسف

"Subhanallah, apakah engkau sudah lupa tentang saudara-saudara Yusuf??!".

👉🏻Dan hasad tersebut akan selalu terbetik dan ada pada hati setiap orang, khususnya antara seseorang yang memiliki kedudukan setara atau profesi yang sama, seperti pedagang dengan pedagang, pembisnis dengan pembisnis, petani dengan petani, guru dengan gruru, bahkan ustadz dengan ustadz.

❕Oleh sebab itulah hendaklah seorang pandai menjaga dirinya dan mengobati hatinya agar tidak terkalahkan dengan sifat hasad ini.

🔎Berkata Al Hasan Al Bashry -rahimahullah-;

ما خلا جسد من حسد ولكن اللئيم يبديه والكريم يخفيه

" Tidaklah ada tubuh yang terlepas dari sifat hasad, akan tetapi orang yang hina akan menampakkannya sedangkan orang yang mulia akan menyembunyikannya".
_______
📙Makarimul Akhlaq (247)

🍃Dari Abu Hurairah -radhiyallahu 'anhu- berkata;

Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda;

سيصيب أمتي داء الأمم

"Ummatku akan tertimpa penyakit ummat-ummat terdahulu"

Para sahabat bertanya;

"Ya Rasulullah, apakah penyakit ummat terdahulu itu??"

Beliau menjawab;

الأشر والبطر والتكاثر والتناجش في الدنيا والتباغض والتحاسد حتى يكون البغي

"Yaitu congkak, sombong, berbangga dengan banyaknya harta, saling memperebutkan dunia, saling membenci, saling hasad hingga sampai melampaui batas".
_________
HR. Al Hakim dalam Al Mustadrak (4/168) dan di shahihkan oleh Syeikh Al Albany dalam Ash Shahihah (680).

Wallohul musta'an
📝Ust Fauzan Abu Muhammad Alkutawy
___________
📲Wa Silsilah Durus Linnisa📚

Kecemburuan para Istri

🛍KECEMBURUAN PARA ISTRI
=========

Sifat Al Ghairah (cemburu) adalah sifat yang ada pada seseorang ,bahkan sebagian orang mengatakan bahwa cemburu adalah tanda suatu cinta.

☝🏻Namun jika kecemburuan yang berlebihan yang sampai kebatas memberikan mudharat (bahaya) kepada seseorang adalah perkara yang tercela didalam syariat, dan perkara yang bisa merusak keharmonisan rumah tangga, oleh sebab itulah Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- enggan untuk menikahi sebagian wanita yang mereka dikenal dengan kecemburuan yang berlebihan.

🍃Dari Anas -radhiyallahu 'anhu- berkata;

"Ya Rasulullah, tidakkah engkau mau menikah dengan wanita anshar??"

Maka Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- menjawab;

إن فيهم لغيرة شديدة

"Sesungguhnya mereka memiliki kecemburuan yang sangat".
_______
HR. An Nasa_i (6916) dan dishahihkan Syeikh Al Albany dalam Shahih Sunan An Nasa_i (3233) dan Syeikh Muqbil dalam Ash Shahih Al Musnad (102).

👉🏻Dan tatkala Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- mengutus Hatib bin Abi Balta'ah -radhiyallahu 'anhu- untuk melamarkan Beliau Ummu Salamah, maka Ummu Salamah berkata;

" Sesungguhnya saya memiliki seorang anak perempuan dan sungguh saya adalah seorang wanita yang pencemburu"

Maka Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda;

أما ابنتها فندعو الله أن يغنيها عنها وأدعو الله أن يذهب بالغيرة

"Adapun anak perempuannya maka Kami berdoa kepada Allah agar memberikan kecukupan dengannya, dan akupun berdoa agar Allah menghilangkan kecemburuannya".
________
HR. Muslim (918)

👆🏼Dari hadits ini nampak bahwa tidaklah Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- menikahi Ummu Salamah kecuali setelah Beliau berdoa agar Allah menghilangkan sifat kecemburuan yang ada pada diri Ummu Salamah.
Dan sekaligus menunjukkan bahwa sifat cemburu yang berlebihan adalah sifat tercela yang ada pada seorang wanita sehingga Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- meminta agar hal tersebut dihilangkan pada calon istrinya.

💞Namun tidak bisa dipungkiri bahwa kecemburuan yang wajar dan semestinya adalah sifat yang dimiliki dan terdapat pada para wanita mulia, bahkan wanita termulia dari ummat ini yaitu 'Aisyah -radhiyallahu 'anha- juga adalah seorang wanita yang memiliki sifat kecemburuan, beliau berkata;

ما غرت على امرأة لرسول الله صلى الله عليه وسلم كما غرت على خديجة لكثرة ذكر رسول الله صلى الله عليه وسلم  إياها وثناءه عليها

" Aku tidak pernah merasa cemburu kepada seorangpun melebihi kecemburuanku terhadap Khodijah, karena Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- selalu menyebut-nyebutnya dan memujinya".
_______
HR. Bukhari (5229) dan Muslim (2435).

☝🏻Jika 'Aisyah -radhiyallahu 'anha- yang merupakan wanita termulia saja merasakan kecemburuan terhadap wanita lainnya maka sungguh selain itu dari para wanita juga pasti merasakannya.

❓❓Namun bagaimanakah sikap seorang suami untuk menghadapi para istri yang dilanda kecemburuan??

👉🏻Mari kita simak kisah kecemburuan yang terjadi dikeluarga Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam-;

🍃Dari Anas bin Malik -radhiyallahu 'anhu- berkata;

"Suatu ketika Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- berada dirumah 'Aisyah -radhiyallahu 'anha-, dan Beliau kedatangan para tamu dari kalangan shahabat, maka tiba-tiba datanglah seseorang membawa semangkok makanan yang dikirim oleh Ummu Salamah (untuk menjamu tamu yang ada dirumah 'Aisyah, padahal bukan hak Ummu Salamah untuk menjamu tamu dirumah 'Aisyah. Pent), maka 'Aisyah pun memukul tangan utusan Ummu Salamah tersebut, hingga jatuhlah mangkuk tsb dan terpecah, maka Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- mengumpulkan pecahan mangkuk tersebut dan juga makanannya, seraya berkata kepada para sahabat;

غارت أمكم غارت أمكم غارت أمكم

" Ibu kalian ini sedang cemburu, ibu kalian ini sedang cemburu, ibu kalian ini sedang cemburu"

Kemudian Beliau menggantikan mangkuk yang pecah itu dengan mangkuk yang baru dari rumah 'Aisyah -radhiyallahu 'anha-".
________
HR. Bukhari (5225).

☝🏻Subhanalloh....
Dalam kisah ini terdapat banyak faidah dan pelajaran, diantaranya:

✔Sikap bijaksana Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- dalam mengatasi kecemburuan istri.
✔Kelembutan Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- dan sifat pemaaf Beliau tatkala Beliau tidak sedikitpun menyalahkan istrinya apalagi memarahinya.
✔Tidak menampakkan suatu permasalahan dihadapan orang lain ketika terjadi suatu permasalahan.
✔Tidak membesarkan suatu masalah bahkan berusaha menjadikan hal tersebut perkara yang mudah.
✔Kepandaian Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- dalam mendidik para sahabat tatkala beliau dihadapkan dengan suatu masalah ternyata beliau menggambarkan hal tersebut dengan nada canda dihadapan para sahabat.
✔Tidak terburu-buru menyalahkan sikap istri.
☝🏻Dan masih banyak lagi faidah lainnya yang kita bisa petik dari kisah diatas.

Wallohu a'lam.

✍🏻Ust. Fauzan Abu Muhammad Al Kutawy
_________
📲WA Silsilah Durus Linnisa'📚

'UNTUK APA AKU BELAJAR KALAU BEGITU?!!!'.

#YaAllāh!

******************
'UNTUK APA AKU BELAJAR KALAU BEGITU?!!!'.
******************

سَبَّ رجلٌ يحيى بن معين ، فلم يردَّ عليه ...

فقالوا  له: لماذا لم ترد عليه ؟

قال: ولماذا تعلمتُ العلم إذن ..؟!!

"Ada seorang yang mencela Yahyā bin Maîn, dan beliau tidak membalasnya...

Maka, orang-orang bertanya padanya: 'Kenapa engkau tidak membalasnya?'

Beliau menjawab:
'UNTUK APA AKU BELAJAR KALAU BEGITU?!!!'.

-Selesai-

Sumber:

📚 "حلية الأولياء"

[Hilyatul Auliyā]

Share Faidah.
Di Pagi Yang Cerah🌤...
____
✒Ust. Hudzaifah bin Muhammad -hafidzahullah-
__________
📲Wa Silsilah Durus Linnisa📚

Cinta dan ilmu

🌙FAIDAH MALAM

💥 Berkata Ibnul Qayyim -rahimahullah-:

كمال العبد بحسب هاتين القوتين : العِلم والحُب وأفضل العلم : العلم بالله
وأعلى الحُب: الحُب له

"Kesempurnaan seorang hamba sesuai kadar dua kekuatan ini, yaitu; ilmu dan cinta, dan ilmu yang paling utama adalah ilmu tentang Allah, dan setinggi-tinggi kecintaan adalah kecintaan kepada-Nya".
_______
📙Al Fawa_id (1/53)

📝Ustadz Fauzan Al Kutawy
______________
📲Wa Silsilah Durus Linnisa📚

Memandang laki laki ajnabi

🕶ISTRI MEMANDANG LAKI LAKI DI MEDIA TELEVISI🖥

❓Tanya  :

Bolehkah seorang istri memandang laki-laki secara langsung di media televisi terutama dalam televisi Sunnah ? Dan Apakh suaminya dikategorikan dlam sifat "dayyuts" ? Jazakumullohu khoir

✔Jawab :

Didalam Al Qur_an surah An Nur : 31, Allah -subhanahu wa ta'ala- memerintahkan;

ﻭَﻗُﻞ ﻟِّﻠْﻤُﺆْﻣِﻨَﺎﺕِ ﻳَﻐْﻀُﻀْﻦَ ﻣِﻦْ ﺃَﺑْﺼَﺎﺭِﻫِﻦَّ ﻭَﻳَﺤْﻔَﻈْﻦَ ﻓُﺮُﻭﺟَﻬُﻦَّ ﻭَﻟَﺎ ﻳُﺒْﺪِﻳﻦَ ﺯِﻳﻨَﺘَﻬُﻦَّ ﺇِﻟَّﺎ ﻣَﺎ ﻇَﻬَﺮَ ﻣِﻨْﻬَﺎ

"Katakanlah kepada para wanita mukminah agar mereka menundukkan pandangan mereka serta menjaga kemaluan mereka, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang biasa nampak darinya".

Ayat ini tegas memerintahkan para wanita mukminah untuk menundukkan pandangan kepada lelaki ajnabi (yang bukan mahram), dan larangan tersebut umum, apakah secara langsung maupun melalui televisi, karena diantara hikmah pelarangan adalah agar seorang itu terhindar dari fitnah syahwat, dan tidak diragukan bahwa pandangan seorang wanita kepada lelaki yang bukan mahram melalui media televisi juga akan memunculkan fitnah atau ketertarikan kepada yang dipandangnya.

Dan dikhawatirkan suami yg membiarkan istrinya demikian termasuk dayyuts (suami yang tdk memiliki kecemburuan).
Wallohu a'lam.

📝Dijawab oleh :
Ustadz Fauzan Al Kutawy Hafizhahullah
_______________
📲Wa Silsilah Durus Linnisa📚

TERANGKATNYA ILMU DENGAN KEMATIAN PARA ULAMA'.

📚HADITS & ATSAR YANG MENUNJUKKAN TERANGKATNYA ILMU DENGAN KEMATIAN PARA ULAMA'.
〰〰〰〰〰〰
▪Hadits-hadist:

✔Hadits pertama:

Dari 'Abdullah bin 'Amr -radhiyallahu 'anhu- berkata;
Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda;

إن الله لا يقبض العلم انتزاعا ينتزعه من العباد ولكن يقبض العلم بقبض العلماء، فإذا لم يبق عالما اتخذ الناس رؤوسا جهالا فسئلوا فأفتوا بغير علم فضلوا وأضلوا

"Sesungguhnya tidaklah Allah mencabut ilmu itu dengan cara mencabutnya dari hati para hamba, akan tetapi Allah mencabutnya dengan mencabut (nyawa) para ulama', sehingga jika tak tersisa lagi seorang 'alim pun, manusiapun mengambil para pimpinan yang bodoh, sehingga (pimpinan tsb) ditanya dan iapun memberikan fatwa (jawaban) tanpa dasar ilmu, sehingga iapun sesat dan menyesatkan".
_______
Muttafaqun 'alaih

✔Hadits ke-dua:

Dari Abu Hurairah -radhiyallah 'anhu- berkata;
Bahwa Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda;

سيأتي على أمتي زمان يكثر فيه القراء ويقل الفقهاء ويقبض العلم ويكثر الهرج

" Akan datang pada ummatku suatu masa yang padanya banyak para pembaca al qur_an dan sedikit para fuqoha' (ahli fikih) dan terangkatnya ilmu serta akan banyak pembunuhan".
______
HR. Al Hakim dalam Al Mustadrak  (4/457) dan Ath Thabrani dalam Al Ausath (3/319)

✔Hadits ke-3:

Dari Syaddad bin Aus -radhiyallahu 'anhu- berkata;
Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda;

هل تدري ما رفع العلم؟؟

"Apakah engkau tahu bagaimana diangkatnya ilmu"

Syaddad menjawab;
"Aku tidak tahu"

Beliaupun bersabda;

ذهاب أوعيته

"Dengan perginya (meninggalnya) pembawanya".
_______
HR. Ahmad

✔Hadits ke-empat:

Dari Abu Umamah -radhiyallahu 'anhu- berkata;

Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda;

خذوا العلم قبل أن يذهب

" Ambillah ilmu itu sebelum pergi"

Para sahabat bertanya;

"Bagaimana kepergian ilmu itu wahai Nabi Allah?? sedangkan pada kita masih ada Kitab Allah??

Maka Beliaupun marah dengan kemarahan yang tidak pernah hingga demikian sebelumnya lalu bersabda;

أولم تكن التوراة والإنجيل  في بني إسرائيل فلم يغنيا عنهم شيئا!!؟ إن ذهاب العلم أن يذهب حملته، إن ذهاب العلم أن يذهب حملته

" Bukankah Taurat dan Injil juga ada pada Bani Israil?? Namun kedua kitab tersebut tidak memberikan manfaat sedikitpun kepada mereka!!? Sesungguhnya kepergian ilmu adalah dengan kepergian (meninggalnya) pembawanya, sesungguhnya kepergian ilmu adalah dengan kepergian (meninggalnya) pembawanya".
_______
HR. Ad Darimy (1/309), Ahmad (5/266), Ath Thabrany (8/256)

▪Atsar-atsar:

✔Atsar pertama:

Berkata Ibnu Mas'ud -radhiyallahu 'anhu-;

فإذا ذهب العلماء استوى الناس، فلا يأمرون بالمعروف ولا ينهون عن المنكر فعند ذلك يهلكون

"Maka jika para ulama telah pergi (meninggal) maka manusiapun mengambang, sehingga tidak ada yang memerintahkan kepada kebaikan dan tidak pula ada yang melarang dari kemungkaran, maka disaat itulah mereka binasa".
_______
Riwayat Abdurrazzaq dalam Mushannafnya (11/252)

✔Atsar ke-dua:

Berkata Ibnu 'Abbas -radhiyallahu 'anhu-;

هل تدرون ما ذهاب العلم؟؟ بذهاب العلماء

"Apakah kalian tau kepergian ilmu?? Yaitu dengan kepergian (meninggalnya) para ulama".
______
Riwayat Ad Darimy (1/310)

Dan diriwayatkan pula dari Ibnu 'Abbas -radhiyallahu 'anhu- bahwa tatkala Zaid bin Tsabit -radhiyallahu 'anhu- meninggal maka beliau berkata;

من سره أن ينظر كيف ذهاب العلم فهكذا ذهابه

"Barangsiapa yang ingin melihat bagaimana bentuk perginya ilmu, maka beginilah kepergiannya".
_______
Riwayat Ath Thabrani dalam Al Kabir (5/109)

✔Atsar ke-tiga:

Berkata Salman Al Farisy -radhiyallahu 'anhu-;

لا يزال الناس بخير ما بقي الأول حتي يعلّم الأخر فإذا هلك الأول قبل أن يتعلم الأخر هلك الناس

" Terus menerus manusia berada dalam kebaikan selama generasi pertama mengajarkan kepada generasi setelahnya, maka jika generasi pertama telah meninggal sebelum generasi berikutnya mengambil ilmunya maka manusiapun akan binasa".
_______
Riwayat Ad Darimy (1/310)

✔Atsar ke-empat:

Berkata Abu Darda' -radhiyallahu 'anhu-;

ما لي أرى علماءكم يذهبون وجهالكم لا يتعلمون، تعلموا قبل أن يرفع العلم فإن رفع العلم بذهاب العلماء

"Kenapa aku melihat ulama kalian telah bepergian (meninggal) dan para juhhal (orang-orang bodoh) tidak belajar, maka belajarlah kalian sebelum terangkatnya ilmu, maka sungguh terangkatnya ilmu itu dengan kepergian para ulama".
______
Riwayat Ad Darimy (1/311)

✔Atsar ke-lima:

Berkata Umar bin Khaththab -radhiyallahu 'anhu-;

أما إنه ليس ينزع من صدور العلماء ولكن يذهب العلماء

" Tidaklah terangkatnya ilmu itu dari dada-dada para ulama, akan tetapi dengan kepergian para ulama".
________
Riwayat Ahmad (2/481).

💥Faidah:

🔺Berkata Ibnul Qayyim -rahimahullah-;

"Seandainya bukan karena keberadaan para ulama', maka manusia itu akan seperti binatang ternak bahkan keadaannya akan lebih buruk dari itu, sungguh kematian para ulama adalah musibah yang tak terkalahkan kecuali jika ada orang setelahnya yang menggantikan kedudukannya, demikian pula para ulama adalah tonggak-tonggak kebaikan pada hamba, pada negeri serta pada kerajaan, maka sungguh kematian mereka akan menyebabkan kerusakan pengaturan negeri...dst".
________
📙Miftahu Daris Sa'adah (1/265).

〰〰〰〰
إن القلب ليحزن وإن العين لتدمع وإنا على فراقك يا شيخنا لمحزونون ولا نقول إلا بما يرضى الله
فإنا لله وإنا لله راجعون
رحم الله شيخنا عبد الرحمن العدني رحمة واسعة وغفر له وأسكنه فسيح جناته

•••Sungguh hati ini sangat bersedih...
•••Dan sungguh air mata ini berlinang...
•••Dan kami sungguh bersedih dengan perpisahan denganmu wahai guru kami...
•••Namun kami hanya mengucapkan dengan apa yang diridhai oleh Allah...

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un

Semoga Allah merahmati Syeikh Kami Abdurrahman Al 'Adeny dengan rahmat yang luas serta mengampuni dosa-dosanya dan menempatkannya disurga-Nya yang luas.

Aamiin...

✒Fauzan Abu Muhammad Al Kutawy

_________
📲WA Silsilah Durus Linnisa📚

Ikhtilat

💥FAIDAH PAGI HARI💥

✍🏻Berkata Ibnu Taimiyyah-rohimahulloh-:

"الرجال إذا اختلطوا بالنساء كان بمنزلة اختلاط النار والحطب"

"Jika para laki-laki bercampur baur dengan para wanita maka kedudukannya seperti bercampurnya api dengan kayu bakar"

📕Al Istiqomah (1/357)📕
✏Ummu Muhammad Albugisiyyah
_________
📲Wa Silsilah Durus Linnisa📚

Jumat, 29 Januari 2016

Kematian Orang Yang Sangat Kita Cintai

💦Kisah Teladan Nan Menakjubkan Dikala Kematian Orang Yang Sangat Kita Cintai

=======

ﻋَﻦْ ﺃَﻧَﺲِ ﺑْﻦِ ﻣَﺎﻟِﻚٍ  ﺭﺿﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗَﺎﻝَ:
ﻛَﺎﻥَ ﺍﺑْﻦٌ ﻷَﺑِﻰ ﻃَﻠْﺤَﺔَ ﻳَﺸْﺘَﻜِﻰ ، ﻓَﺨَﺮَﺝَ ﺃَﺑُﻮ ﻃَﻠْﺤَﺔَ ، ﻓَﻘُﺒِﺾَ ﺍﻟﺼَّﺒِﻰُّ ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﺭَﺟَﻊَ ﺃَﺑُﻮ ﻃَﻠْﺤَﺔَ ﻗَﺎﻝَ ﻣَﺎ ﻓَﻌَﻞَ ﺍﺑْﻨِﻰ ﻗَﺎﻟَﺖْ ﺃُﻡُّ ﺳُﻠَﻴْﻢٍ ﻫُﻮَ ﺃَﺳْﻜَﻦُ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ . ﻓَﻘَﺮَّﺑَﺖْ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺍﻟْﻌَﺸَﺎﺀَ ﻓَﺘَﻌَﺸَّﻰ ، ﺛُﻢَّ ﺃَﺻَﺎﺏَ ﻣِﻨْﻬَﺎ ، ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﻓَﺮَﻍَ ﻗَﺎﻟَﺖْ ﻭَﺍﺭِ ﺍﻟﺼَّﺒِﻰَّ.
ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﺃَﺻْﺒَﺢَ ﺃَﺑُﻮ ﻃَﻠْﺤَﺔَ ﺃَﺗَﻰ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ  ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓَﺄَﺧْﺒَﺮَﻩُ ﻓَﻘَﺎﻝَ ؛
ﺃَﻋْﺮَﺳْﺘُﻢُ ﺍﻟﻠَّﻴْﻠَﺔ
َ ‏ ﻗَﺎﻝَ ﻧَﻌَﻢْ
.ﻗَﺎﻝَ ‏؛ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺑَﺎﺭِﻙْ

Dari Anas bin Malik -radhiyallahu 'anhu- berkata:

Putera Abu Thalhah sedang mengalami sakit, dan ketika Abu Thalhah keluar dari rumahnya, anak tersebutpun meninggal, tatkala Abu Thalhah telah kembali, maka ia bertanya:

"Bagaimana kondisi putera kita??"

Ummu Sulaim (istrinya) menjawab;

"Ia dalam keadaan tenang"

Dia (Ummu Sulaim)pun menghidangkan makan malam sehingga mereka makan malam, lalu setelah itu mereka melakukan jima' (hubungan suami istri), dan ketika telah menyelesaikan hajatnya iapun memberitahu tentang berita meninggal puteranya tsb.

Keesokan harinya Abu Thalhah mendatangi Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- dan memberitakan berita kematian tsb, lalu Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda:

"Apakah tadi malam kalian merasakan malam pertama??"

Abu Thalhah menjawab;

"Iya"

Beliau bersabda;

"Ya Allah, berkahilah keduanya".
______
Muttafaqun 'alaih.

ﻋَﻦْ ﺃَﻧَﺲٍ ﻗَﺎﻝَ ﻣَﺎﺕَ ﺍﺑْﻦٌ ﻷَﺑِﻰ ﻃَﻠْﺤَﺔَ ﻣِﻦْ ﺃُﻡِّ ﺳُﻠَﻴْﻢٍ ﻓَﻘَﺎﻟَﺖْ ﻷَﻫْﻠِﻬَﺎ ﻻَ ﺗُﺤَﺪِّﺛُﻮﺍ ﺃَﺑَﺎ ﻃَﻠْﺤَﺔَ ﺑِﺎﺑْﻨِﻪِ ﺣَﺘَّﻰ ﺃَﻛُﻮﻥَ ﺃَﻧَﺎ ﺃُﺣَﺪِّﺛُﻪُ ﻗَﺎﻝَ ﻓَﺠَﺎﺀَ ﻓَﻘَﺮَّﺑَﺖْ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﻋَﺸَﺎﺀً ﻓَﺄَﻛَﻞَ ﻭَﺷَﺮِﺏَ  ﻓَﻘَﺎﻝَ؛ ﺛُﻢَّ ﺗَﺼَﻨَّﻌَﺖْ ﻟَﻪُ ﺃَﺣْﺴَﻦَ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﺗَﺼَﻨَّﻊُ ﻗَﺒْﻞَ ﺫَﻟِﻚَ ﻓَﻮَﻗَﻊَ ﺑِﻬَﺎ ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﺭَﺃَﺕْ ﺃَﻧَّﻪُ ﻗَﺪْ ﺷَﺒِﻊَ ﻭَﺃَﺻَﺎﺏَ ﻣِﻨْﻬَﺎ ﻗَﺎﻟَﺖْ ﻳَﺎ ﺃَﺑَﺎ ﻃَﻠْﺤَﺔَ ﺃَﺭَﺃَﻳْﺖَ ﻟَﻮْ ﺃَﻥَّ ﻗَﻮْﻣًﺎ ﺃَﻋَﺎﺭُﻭﺍ ﻋَﺎﺭِﻳَﺘَﻬُﻢْ ﺃَﻫْﻞَ ﺑَﻴْﺖٍ ﻓَﻄَﻠَﺒُﻮﺍ ﻋَﺎﺭِﻳَﺘَﻬُﻢْ ﺃَﻟَﻬُﻢْ ﺃَﻥْ ﻳَﻤْﻨَﻌُﻮﻫُﻢْ ﻗَﺎﻝَ ﻻَ
ﻗَﺎﻟَﺖْ ﻓَﺎﺣْﺘَﺴِﺐِ ﺍﺑْﻨَﻚَ.
ﻗَﺎﻝَ ﻓَﻐَﻀِﺐَ
ﻭَﻗَﺎﻝَ ﺗَﺮَﻛْﺘِﻨِﻰ ﺣَﺘَّﻰ ﺗَﻠَﻄَّﺨْﺖُ ﺛُﻢَّ ﺃَﺧْﺒَﺮْﺗِﻨِﻰ ﺑِﺎﺑْﻨِﻰ .
ﻓَﺎﻧْﻄَﻠَﻖَ ﺣَﺘَّﻰ ﺃَﺗَﻰ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ  ﻓَﺄَﺧْﺒَﺮَﻩُ ﺑِﻤَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ؛ ﺑَﺎﺭَﻙَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻟَﻜُﻤَﺎ ﻓِﻰ ﻏَﺎﺑِﺮِ ﻟَﻴْﻠَﺘِﻜُﻤَﺎ .
ﻗَﺎﻝَ ﻓَﺤَﻤَﻠَﺖْ

Dari Anas bin Malik -radhiyallahu 'anhu- berkata;

" Telah meninggal putera Abu Thalhah dari Ummu Sulaim, Maka Ummu Sulaim berkata kepada segenap keluarganya;

"Jangan kalian sampaikan hal ini kepada Abu Thalhah hingga aku sendiri yang akan menyampaikannya"

Maka ketika Abu Thalhah tiba, iapun menyajikan makan malam untuknya, sehingga iapun makan dan minum dengannya, lalu setelah itu Ummu Sulaim berdandan dengan secantik-cantiknya yang tidak pernah ia berhias lebih cantik dari malam itu, maka Abu Thalhah pun melakukan jima' (hubungan suami istri) dengannya, maka tatkala ia melihat suaminya telah puas dan senang, iapun berkata;

"Wahai Abu Thalhah, Apa pendapatmu jika suatu kaum meminjamkan sesuatu kepada suatu keluarga lalu ia menagihnya, maka apakah boleh mereka menghalanginya??"

Abu Thalhah menjawab;

"Tidak boleh"

Maka Ummu Sulaim berkata:

"Maka harapkanlah pahala dengan kepergian anakmu"

Maka Abu Thalhah pun marah seraya berkata;

"Engkau biarkan saya sehingga saya tertimpa janabah barulah engkau memberitahukannya kepada saya!??"

Iapun beranjak menuju kepada Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- dan menceritakan kejadian tersebut kepada Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- hingga Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- mendo'akannya:

"Ya Allah, berkahilah keduanya  dimalam indah kalian berdua"

Lalu Ummu Sulaim pun hamil dengan hubungan dimalam itu".
_______
HR. Muslim (2144).

___Ya Allah..., Tuangkanlah kesabaran atas diri-diri kami, dan kokohkanlah langkah-langkah kami, dan tolonglah kami dari orang-orang kafir.

✒Ust. Fauzan Abu Muhammad Al Kutawy

______
📱WA Silsilah Durus Linnisa'📚

Rabu, 20 Januari 2016

Jika Hati Seseorang Telah Dipenuhi Sifat Hasad (Kedengkian)

🔥Jika Hati Seseorang Telah Dipenuhi Sifat Hasad (Kedengkian)

=========

💥Berkata Syeikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rahimahullah-:

"فإن الإنسان قد يعرف أن الحق مع غيره ومع هذا يجحد ذلك لحسده إياه، أو لطلب علوه عليه، أو لهوى النفس، ويحمله ذلك الهوى على أن يعتدي عليه ويرد ما يقول بكل طريق وهو في قلبه يعلم أن الحق معه"

"Sungguh kadang-kadang seseorang mengetahui bahwa kebenaran itu berada dipihak selainnya, namun bersamaan dengan hal tersebut ia menentangnya karena sikap hasad (kedengkian) terhadap orang tersebut, atau karena ingin mengharap lebih tinggi kedudukannya dari orang tersebut, atau karena hawa nafsu, sehingga hawa nafsu tersebut membawanya untuk berbuat pelampauan batas kepada orang tersebut, dan memberikan bantahan seluruh pendapat orang tersebut dengan cara apapun padahal didalam hatinya yakin bahwa kebenaran itu ada pada orang tersebut".
________
📙Majmu' Al Fatawa (7/191)

✒Ust. Fauzan Abu Muhammad -hafidzahullah-

_________
📱 WA Silsilah Durus Linnisa'📚

Sabtu, 16 Januari 2016

Kata Mutiara

ــــــ ﷽ ــــــ

💎Kata Mutiara💎
==============

🌴Ibnu Dīnār rahimahullāh berkata:

"الخوف على العمل أن لا يتقبل أشد من العمل ".

"Rasa takut terhadap tidak diterimanya amalan itu lebih berat daripada beramal itu sendiri".

〰〰〰〰〰

🌴Ibnu Rajab rahimahullāh berkata:

"كان بعض السلف إذا صلى صلاة استغفر من تقصيره فيها كما يستغفر المذنب من ذنبه".

"Sebagian Salaf itu senantiasa apabila selesai dari shalat ber-istighfar (memohon ampunan kepada Allāh; pent.) terhadap kekurangan dirinya pada shalatnya, sama seperti istighfarnya seorang yang melakukan dosa terhadap dosanya".

Sumber:
[Lathāif Al-Maârif, 209 & 215]

Share Faidah.

Akhukum,
Hudzaifah bin Syakri.

📲 Wa Silsilah Durus Linnisa 📚

Senin, 04 Januari 2016

Jagalan ilmu dgn cara menyebarkannya

📚Jagalah ilmu dengan cara menyebarkannya.
==========

💥Berkata Ibnul Qayyim -rahimahullah-:

من خزن علمه ولم ينشره ولم يعلِّمه: ابتلاه الله بنسيانه وذهابه منه؛ جزاءً من جنس عمله وهذا أمر يشهد به الحس والوجود

"Barangsiapa yang memiliki perbendaharaan ilmu namun tidak menyebarkan dan tidak pula mengajarkannya maka Allah akan menimpakan kepadanya kelupaan dan hilangnya ilmu tsb, sebagai balasan dari jenis perbuatannya, dan perkara ini disaksikan oleh panca indra serta kenyataan".
________
📙Miftah Daaris Sa'aadah (1/172).
__________
📝Ustadz  Fauzan Abu Muhammad Alkutawy
📲 Wa Silsilah Durus Linnisa📚

Dampak Negatif Kemaksiatan

💥Dampak Negatif Kemaksiatan
========

🌹Berkata Ibnul Qayyim -rahimahullah-:

"وللمعاصي من الآثار القبيحة المذمومة المُضِرّة بالقلب والبدن في الدنيا والآخرة ما لا يعلمه إلا الله، فمنها: حرمان العلم، فإنّ العلم نور يقذفه الله في القلب، والمعصية تطفئ ذلك النور.

ولمّا جلس الإمام الشافعي بين يدي مالك وقرأ عليه أعجبه ما رأى من وفور فطنته وتوقُّد ذكائه وكمال فهْمه، فقال: إني أرى الله قد ألقى على قلبك نورًا فلا تطفئه بظلمة المعصية"

"Dan pada maksiat itu terdapat dampak yang buruk dan jelek serta membahayakan hati dan anggota badan, baik didunia maupun diakhirat yang tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah.
Diantara dampak negatif tersebut adalah:
Diharamkannya ilmu, karena ilmu itu adalah cahaya yang Allah tancapkan kedalam hati, sedangkan kemaksiatan memadamkan cahaya tersebut.

Tatkala suatu ketika Imam Asy Syafi'i duduk dihadapan Imam Malik, dan membacakan (hadits) didepannya, sehingga beliau takjub dengan kedalaman ilmunya, dan nampaknya kecerdasannya  serta sempurnanya pemahamannya hingga beliau berkata:

Sungguh aku melihat bahwa Allah telah memberikan cahaya kedalam hatimu, maka janganlah engkau padamkan dengan kegelapan maksiat".
________
📙Ad Daa' Wad Dawa' (76)

-----------
📝Ust Fauzan Abu Muhammad Al-Kutawy
📲Wa Silsilah Durus Linnisa📚

Jangan engkau tanggalkan hijabmu wahai saudariku

💥Wahai saudariku...

Engkau bungkus jasadmu dengan hijab syar'i mu...

Namun engkau membukanya melalui status medsosmu...

========

☝🏻Inilah fenomena yang sangat menyedihkan dan memprihatinkan yang terjadi pada kaum hawa diakhir-akhir ini...

•••Betapa mudah kita menemukan nama-nama para akhwat & ummahat di akun-akun mereka...
°°°Kita juga bisa menemukan aktifitas dan kegiatan rumah mereka melalui status-status mereka...
•••Tak sedikit kita jumpai keluhan mereka satu dengan lainnya...
°°°Para lelakipun bisa menilai kehidupan rumah tangga mereka...
•••Menu harianpun menjadi sajian utama...
°°°Semua orangpun bisa membaca dari mereka sebuah kriteria...

💥💥💥
Oh saudariku...

Mana hijabmu...??

Dengan statusmu engkau telah membongkar kriteria dan cara bicara yang engkau sembunyikan selama ini...

🍃Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda:

المرأة عورة إذا خرجت استشرفها الشيطان

"Wanita adalah aurat, jika ia keluar maka syaithan akan menghiasinya".

☝🏻Kalian adalah aurat...
Dan kalian adalah fitnah bagi kaum lelaki...

🌿Dari Usamah bin Zaid -radhiyallahu 'anhu-;
Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda:

ﻣَﺎ ﺗَﺮَﻛْﺖُ ﺑَﻌْﺪِﻯ ﻓِﺘْﻨَﺔً ﺃَﺿَﺮَّ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﺮِّﺟَﺎﻝِ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨِّﺴَﺎﺀ

"Tidaklah aku tinggalkan setelahku suatu fitnah yang lebih berbahaya bagi seorang lelaki melebihi fitnah para wanita".
Muttafaqun 'alaih.

🌹Allah -subhanahu wa ta'ala- berfirman;

ﺯُﻳِّﻦَ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ ﺣُﺐُّ ﺍﻟﺸَّﻬَﻮَﺍﺕِ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨِّﺴَﺎﺀِ

"Dijadikan indah pada pandangan manusia
kecintaan terhadap syahwat berupa wanita-wanita".
QS. Ali Imran: 14

👆🏻Jagalah diri kalian dari para serigala yang akan menerkam kalian...

>>>Statusmu adalah ucapanmu...
>>>Keluhanmu adalah kriteriamu...
>>>Kejadian harianmu adalah rahasiamu...
>>>Candamu adalah hak suamimu...
>>>Resep masakanmu adalah kebanggaan suamimu...
>>>Komentarmu adalah rasa malumu...

🔥Jika ini semua engkau nampakkan disosmed mu...
Maka seakan engkau telah menanggalkan hijabmu...

===>>Renungkanlah wahai saudariku...
Setiap untaian kata yang engkau tulis distatusmu..., adalah jatah waktu yang seharusnya engkau persembahkan untuk suami dan anakmu...

🔍Berkata Ibnul Qayyim -rahimahullah-;

"Waktu manusia adalah umurnya yang sebenarnya, waktu tersebut adalah waktu yang dimanfaatkan
untuk mendapatkan kehidupan yang abadi dan penuh kenikmatan dan terbebas dari kesempitan dan adzab
yang pedih.
Ketahuilah bahwa berlalunya waktu lebih
cepat dari berjalannya mendung, barangsiapa
yang waktunya hanya untuk ketaatan dan beribadah kepada Allah, maka itulah waktu dan umurnya yang sebenarnya, selain itu tidak dinilai sebagai kehidupannya, namun hanya teranggap seperti
kehidupan binatang ternak.
Ingatlah..., kematian lebih layak bagi orang yang
menyia-nyiakan waktu.
Jika waktu hanya dihabiskan untuk hal-hal yang melalaikan, untuk sekedar menghamburkan
syahwat (hawa nafsu), berangan-angan yang batil, hanya dihabiskan dengan banyak tidur dan digunakan dalam kebatilan, maka sungguh kematian lebih layak
bagi dirinya".
_______
📙Al Jawabul Kafi (109).

📌Demikianlah nasehat ringkas ini, semoga menjadi bahan renungan khususnya teruntuk saudari-saudariku seiman.

Barokallohu fiikum.

📝Ustadz Fauzan Al Kutawy
__________
📲 Wa Silsilahduruslinnisa📚

Rabu, 25 November 2015

Betapa Takutnya Mereka...

🌴Betapa Takutnya Mereka...

Kepada Rabb Al-'Izzah Jalla Wa 'Ala.

===================
Suatu hari Ibrāhīm An-Nakhaîy rahimahullāh menangis dihadapan istrinya, di hari kamis, dan membuat istrinya juga menangis...

Beliau berkata:

"اليوم تعرض أعمالنا على الله عز وجل!"

"Di hari ini akan diperhadapkan amalan-amalan kita kepada Allāh àzza wa jalla!".
===================

Sumber:
[Lathāif al-Maârif: 127]

🎓al Ustadz Hudzaifah Abu Khodijah

Share Faidah.

Selasa, 17 November 2015

MUTIARA SALAF (34)

💎MUTIARA SALAF (34)

🌟Berkata Syeikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rahimahullah-;

فما وافق الكتاب والسنة يُقبل وإن كان قائله فاجرا زنديقا، وماخالفه فهو باطل وإن كان قائله صالحا بل صديقا

"Maka apapun yang mencocoki kitab dan sunnah haruslah diterima walaupun yang mengucapkannya adalah seorang penjahat  yang zindiq, dan apapun yang menyelisihi kitab dan sunnah maka adalah kebathilan walaupun yang mengucapkannya adalah seorang yang shaleh bahkan seorang yang jujur".
_______
📒Jami'ul Masaa_il (7/462)

_______
📱WA Silsilah Durus Linnisa'📚

Sabtu, 11 April 2015

Adab-adab Bercanda

بسم الله 🌴 Adab-adab Bercanda 1.    Hendaknya candaan yang tidak mengandung nama Allah, ayat-ayat-Nya, Sunnah rasul-Nya atau syi`ar-syi`ar Islam. Karena Allah telah berfirman tentang orang- orang yang memperolok-olokan shahabat Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam , yang ahli baca al-Qur`an: وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ ۚ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُم "Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan), tentulah mereka menjawab: "Sesungguh-nya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja". Katakanlah: "Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?". Tidak usah kamu minta ma`af, karena kamu kafir sesudah beriman". (At-Taubah: 65-66). 2.    Hendaknya percandaan itu adalah benar tidak mengandung dusta. Dan hendaknya pecanda tidak mengada-ada cerita-cerita khayalan supaya orang lain tertawa. Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Celakalah bagi orang yang berbicara lalu berdusta supaya dengannya orang banyak jadi tertawa. Celakalah baginya dan celakalah". (HR. Ahmad dan dihasankan Al-Albani). 3.    Hendaknya percandaan tidak mengandung unsur menyakiti perasaan salah seorang di antara manusia. Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Janganlah seorang di antara kamu mengambil barang temannya apakah itu hanya canda atau sungguh-sungguh; dan jika ia telah mengambil tongkat temannya, maka ia harus mengembalikannya kepadanya". (HR. Ahmad dan Abu Daud; dihasankan Al-Albani). 4.    Bercanda selayaknya tidak dilakukan terhadap orang yang lebih tua darimu, atau terhadap orang yang tidak bisa bercanda atau tidak dapat menerimanya, atau terhadap perempuan yang bukan mahrammu. 5.    Hendaknya anda tidak memperbanyak canda hingga menjadi tabiatmu, dan jatuhlah wibawamu dan akibatnya kamu mudah dipermainkan oleh orang lain. COPAS dari: "Etika Dan Adab Sehari-hari" (Al-Qismu Al-ilm, Syaikh Ibnu Baz) Dengan sedikit editan. ----------------------------------- 🎓ustadz Hudzaifah Abu Khodijah 📱WA Silsilah Durus Linnisa

Keyakinan ahlus sunnah tentang keimanan kepada rasul-rasul-Nya (bagian-01)

SILSILAH AQIDAH & MANHAJ -21📜 ❇Keyakinan ahlus sunnah tentang keimanan kepada rasul-rasul-Nya (bagian-01) 💡Rasul adalah seseorang yang diberikan wahyu oleh Allah -azza wa jalla- dan diutus kepada segenap manusia untuk menyampaikannya. 🍃Allah -subhanahu wa ta'ala- berfirman: إنا أوحينا إليك كما أوحينا إلى نوح والنبيين من بعده "Sesungguhnya Kami telah mewahyukan kepada engkau (wahai Muhammad) sebagaimana Kami telah mewahyukan kepada Nuh dan nabi-nabi setelahnya". 💡Dan Allah -subhanahu wa ta'ala- mengutus para rasul tersebut adalah untuk menyampaikan dan menjelaskan syariat peribatan hanya kepada-Nya semata bagi seluruh manusia. 🍃Allah -subhanahu wa ta'ala- berfirman: ولقد بعثنا في كل أمة رسولا أن اعبدوا الله واجتنبوا الطاغوت "Dan sungguh Kami telah mengutus pada setiap ummat itu seorang rasul agar mereka beribadah kepada Allah dan menjauhi thagut (segala sesuatu yg diibadahi selain Allah)". 💡Dan rasul tersebut diutus dari kalangan manusia biasa, sehingga tidak memiliki kekhususan dalam perkara rububiyyah (penciptaan, kekuasaan dan pengaturan) dan tidak pula dalam perkara uluhiyyah (peribadatan), bahkan ia juga manusia biasa yang diperintahkan untuk beribadah hanya kepada Allah -subhanahu wa ta'ala-. 🍃Allah -subhanahu wa ta'ala- berfirman: قل لا أملك لنفسي نفعا ولا ضرا إلا ما شاء الله، ولو كنت أعلم الغيب لاستكثرت من الخير وما مسني السوء إن أنا إلا نذير وبشير لقوم يؤمنون "Katakanlah (wahai Muhammad); tidaklah aku memiliki kekuasaan pada diriku terhadap suatu manfaat maupun bahaya kecuali sesuai yg dikehendaki oleh Allah, seandainya aku mengetahui perkara yang ghaib maka pasti aku akan memperbanyak kebaikan dan aku tidak akan ditimpa kejelekan, tidaklah aku kecuali seorang pemberi peringatan dan pemberi kabar gembira bagi kaum yang beriman". Wallahu a'lam. Bersambung... ✒Al Ustadz Fauzan Abu Muhammad ☝Bagi yang tertinggal materi. Silahkan kunjungi web kami 🌐www.silsilahduruslinnisa.com 📱WA Silsilah Durus Linnisa

FIQIH SHALAT (bagian-14)

SILSILAH FIQIH -31📜 🔅FIQIH SHALAT (bagian-14) ♻Amalan-amalan & kegiatan dalam shalat#6 🔷Seputar permasalahan mengarah kekiblat bagi seorang yang shalat diatas kendaraan. 🌴Berkata An Nawawy -rahimahullah-: "Adapun shalat nafilah (sunnah) maka dilihat, jika pada safar diatas tunggangan maka jika memungkinkan baginya untuk memutar punggung untuk mengarah kekiblat seperti kendaraan yang luas dan memiliki kapasitas tempat yang besar maka dia mengarah ke kiblat, seperti diatas kapal laut, namun jika tidak memungkinkan hal tersebut maka boleh baginya untuk tidak mengarah kekiblat sebagaimana yang diriwayatkan Ibnu Umar -radhiyallahu 'anhu- bahwa Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- shalat diatas kendaraannya disuatu safar dengan mengarah kearah kendaraan tersebut mengarah". _______ 👓Al Majmu' (3/232) 🌴Berkata Syeikh 'Utsaimin -rahimahullahu ta'ala-: "Yang merupakan asal adalah menyamakan (shalat) yang fardhu dengan yang nafilah (sunnah), pada seluruh hukum-hukum syariat kecuali dengan adanya dalil, maka semua yang telah tsabit (tetap) dari perkara sunnah maka hal tersebut juga tsabit (tetap berlaku) pada yang fardhu, dan setiap yang dinafikan (ditiadakan) dalam perkara yang sunnah maka demikian pula pada perkara yang wajib, kecuali jika ada dalil, dan diambil suatu dalil tentang kaidah ini bahwasanya para sahabat tatkala mereka menyebutkan bahwa Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- pernah shalat diatas kendaraannya dan menghadap kearah kendaraannya menghadap, maka merekapun berkata: "Namun beliau tidaj shalat wajib diatasnya", mereka memperkecualikan "Namun beliau tidak shalat wajib diatasnya", menunjukkan bahwa andaikata mereka tidak memperkecualikan maka shalat wajib sama hukumnya dengan shalat sunnah dari sisi bolehnya diatas kendaraan, dan karena Allah berfirman: "Dan darimana saja kalian keluar maka palingkanlah wajah kalian kearah masjidil haram". Dan syatrah bermakna arahnya, dan ini mencakup menghadap keseluruh bagian ka'bah atau sebagian darinya sebagaimana telah ditafsirkan hal tsb dalam sunnah tentang shalatnya Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- di ka'bah". _______ 👓Asy Syarhul Mumti' (2/215) 🌴Berkata Ibnu Qudamah -rahimahullah-: "Kami tidak mengetahui ada perbedaan pendapat dikalangan ulama' tentang bolehnya shalat sunnah diatas tunggangan ketika perjalanan jauh". _____ 👓Al Mughni (2/265) Wallahu a'lam Bersambung... ✒Al Ustadz Abu Muhammad Fauzan