Rabu, 03 September 2014

HSI 02 Mengenal Allah Subhanahu wata'ala

[6:54AM, 8/29/2014] Musdalifah: HSI - 2 ๐Ÿ’ Halaqah 3
๐ŸŒท Mengenal Allah Sebagai Pemberi Rezeki ๐ŸŒท

๐ŸŒพDiantara nama Allah adalah Arrozaq yang artinya Yang Maha Memberi Rezeki.
Allah menciptakan makhluk dan memberikan rezeki kepada mereka bahkan Allah telah menulis rezeki makhluknya sebelum Allah menciptakan mereka.

๐Ÿ“ Rasulullah ุตَู„َّูŠ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ bersabda :
" Allah telah menentukan telah menulis takdir bagi makhluk-makhluknya lima puluh ribu tahun sebelum menciptakan langit dan bumi "

๐ŸŒพ Allah menciptakan rezeki tersebut dan menyampaikannya kepada makhluk sesuai dengan waktu yang sudah Allah tentukan sebelumnya dan tidak akan meninggal seseorang sampai dia mendapatkan rezeki yang terakhir, meskipun rezeki tersebut berada di puncak gunung atau bahkan berada di bawah lautan.
๐Ÿ“– Allah berfirman :
ِ
(ูˆَู…َุง ู…ِู†ْ ุฏَุงุจَّุฉٍ ูِูŠ ุงู„ْุฃَุฑْุถِ ุฅِู„َّุง ุนَู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ِ ุฑِุฒْู‚ُู‡َุง
" Tidak ada sesuatu binatang yang melata yang ada di permukaan bumi ini melainkan Allah yang akan memberikan rezekinya" ( QS. Hud : 6 )

๐ŸŒพ Siapa sesembahan selain Allah yang bisa melakukannya demikian. Adakah selain Allah sesembahan yang bisa memberikan makan sekali saja untuk seluruh makhluk yang ada di bumi ini mulai dari manusia, jin, hewan dan tumbuhan.

๐Ÿ“–  Allah berfirman :

(ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„ู†َّุงุณُ ุงุฐْูƒُุฑُูˆุง ู†ِุนْู…َุชَ ุงู„ู„َّู‡ِ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ۚ ู‡َู„ْ ู…ِู†ْ ุฎَุงู„ِู‚ٍ ุบَูŠْุฑُ ุงู„ู„َّู‡ِ ูŠَุฑْุฒُู‚ُูƒُู…ْ ู…ِู†َ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ ูˆَุงู„ْุฃَุฑْุถِ ۚ ู„َุง ุฅِู„َٰู‡َ ุฅِู„َّุง ู‡ُูˆَ ۖ ูَุฃَู†َّู‰ٰ ุชُุคْูَูƒُูˆู†َ) [Surat Fatir : 3]

" Wahai manusia hendaklah kalian mengingat nikmat Allah atas kalian adakah yang menciptakan selain Allah, yang memberi rezeki kepada kalian dari langit maupun dr bumi, tidak ada sesembahan yang berhak di sembah kecuali Dia oleh karena itu kenapa kalian di palingkan.( Qs. Fatir: 3 )

Oleh. Ustadz Abdulah Roy

Rekap by : Ummu Zahra
[8:34AM, 8/30/2014] Musdalifah: ✏ Halaqoh ke 4

๐ŸŽ€ Mengenal Allah sebagai Pengatur Alam Semesta ๐ŸŽ€

๐ŸŒป Dia lah Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰  yang mengatur alam semesta ini, mematikan dan menghidupkan, memuliakan makhluk dan menghinakan, mengganti siang menjadi malam, malam menjadi siang, menerbitkan matahari dan menenggelamkan.

๐Ÿ“–  Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ berfirman :
ูŠُุฏَุจِّุฑُุงْู„ุงَู…ْุฑَ...

" Dialah Allah Yang Mengatur seluruh alam "

๐ŸŒป Tidak ada yang mengatur selain Allah. Dia lah Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ yang menerbitkan matahari dari timur dan siapa selain Allah yang menerbitkan matahari dari barat.

๐ŸŒป Nabi Ibrahim 'alaihissalam berkata kepada salah seorang yang dia mengaku menjadi Tuhan selain Allah. Sesungguhnya Allah telah menerbitkan matahari dari timur maka silahkan engkau kalau memang engkau Tuhan terbitkan matahari dari barat, maka orang kafir tersebut tidak bisa berbuat apa-apa.

๐ŸŒป Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ yang menjadikan siang dan siapa yang bisa menggantikan siang menjadi malam selain Allah. Tidak ada yang mengatur alam semesta kecuali Allah dan tidak ada sesembahan selain Allah yang membantu Allah untuk mengatur alam semesta ini.

๐ŸŒป Oleh karena itu seorang muslim tidak boleh meyakini bahsawanya ada selain Allah yang mencipta, memberi rezeki, mengatur alam semesta, siapapun dia dan bagaimanapun kedudukannya di sisi Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰

๐ŸŒป Barang siapa yang berkeyakinan bahwasanya ada selain Allah yang mencipta, memberikan rezeki dan juga mengatur alam semesta maka dia telah menyekutukan Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰.

๐ŸŽ€〰〰〰〰〰๐ŸŽ€
[5:20PM, 9/2/2014] Musdalifah: ▶  Halaqah ke 5

๐ŸŒด  Mengenal Allah Sebagai Satu- satunya Dzat Yang Berhak Untuk di Sembah

๐Ÿ„ Apabila Allah adalah satu satunya dzat yang mencipta, memberikan rezeki dan yang mengatur alam semesta maka tuntutannya kita tidak boleh menyembah kecuali hanya kepada Allah. Tidak ada yang berhak di sembah dan diibadahi kecuali Allah semata.
๐Ÿ“–  Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ berfirman :

ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„ู†َّุงุณُ ุงุนْุจُุฏُูˆุง ุฑَุจَّูƒُู…ُ ุงู„َّุฐِูŠ ุฎَู„َู‚َูƒُู…ْ ูˆَุงู„َّุฐِูŠู†َ ู…ِู†ْ ู‚َุจْู„ِูƒُู…ْ ู„َุนَู„َّูƒُู…ْ ุชَุชَّู‚ُูˆู†َ
ุงู„َّุฐِูŠ ุฌَุนَู„َ ู„َูƒُู…ُ ุงู„ْุฃَุฑْุถَ ูِุฑَุงุดًุง ูˆَุงู„ุณَّู…َุงุกَ ุจِู†َุงุกً ูˆَุฃَู†ْุฒَู„َ ู…ِู†َ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ ู…َุงุกً ูَุฃَุฎْุฑَุฌَ ุจِู‡ِ ู…ِู†َ ุงู„ุซَّู…َุฑَุงุชِ ุฑِุฒْู‚ًุง ู„َูƒُู…ْ ۖ ูَู„َุง ุชَุฌْุนَู„ُูˆุง ู„ِู„َّู‡ِ ุฃَู†ْุฏَุงุฏًุง ูˆَุฃَู†ْุชُู…ْ ุชَุนْู„َู…ُูˆู†
" Wahai manusia! Sembahlah Rabb kalian, siapa Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dan orang-orang sebelum kalian supaya kalian bertaqwa.
Itulah Rabb kalian yang telah menjadikan bagi kalian bumi sebagai hamparan dan langit sebagai bangunan dan telah menurunkan dari langit air, maka Allah mengeluarkan dengan air tersebut buah-buahan sebagai rezeki bagi kalian maka janganlah kalian menjadikan bagi Allah sekutu-sekutu sedangkan kalian mengetahui " ( QS. Al Baqarah : 21-22 )

๐Ÿ„  Maksudnya janganlah kalian menyekutukan Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰, menyembah kepada selain Allah sedangkan kalian tau bahwasanya Allah Yang Menciptakan, Memberikan Rezeki dan Yang Mengatur Alam Semesta ini.

๐Ÿ„  Selain Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰  tidak berhak untuk disembah, karena dia bukan pencipta, bukan pemberi rezeki dan bukan pengatur alam semesta. Apabila mereka disembah maka mereka adalah sesembahan yang bathil.
๐Ÿ“–  Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ berfirman :

ุฐَٰู„ِูƒَ ุจِุฃَู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ู‡ُูˆَ ุงู„ْุญَู‚ُّ ูˆَุฃَู†َّ ู…َุง ูŠَุฏْุนُูˆู†َ ู…ِู†ْ ุฏُูˆู†ِู‡ِ ู‡ُูˆَ ุงู„ْุจَุงุทِู„ُ ูˆَุฃَู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ู‡ُูˆَ ุงู„ْุนَู„ِูŠُّ ุงู„ْูƒَุจِูŠุฑُ

" Yang demikian itu karena Allah, Dialah sesembahan yang Haq, yang memang berhak disembah sedangkan apa yang mereka sembah selain Allah adalah sesembahan yang bathil, yang tidak berhak disembah " ( QS. Al Hajj : 62 )

๐Ÿ„  Apabila seseorang meyakini Allah Yang Mencipta, Memberikan Rezeki dan Yang Mengatur alam semesta kemudian ia masih menyembah selain Allah atau menyerahkan ibadah kepada selain Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ maka ia telah berbuat syirik kepada Allah di dalam ibadah.

Rasulullah ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู… َpernah ditanya oleh salah seorang sahabat " Yaa Rasulullaah apa dosa yang paling besar disisi Allah?" Maka beliau mengatakan " dosa yang paling besar adalah engkau menjadikan sekutu bagi Allah padahal Dialah Allah yang telah menciptakan dirimu"

✏ oleh Ust. Abdullah Roy di Kota Al Madinah

๐ŸŒฟ〰〰〰〰〰๐ŸŒฟ
َ[6:54AM, 8/29/2014] Musdalifah: HSI - 2 ๐Ÿ’ Halaqah 3
๐ŸŒท Mengenal Allah Sebagai Pemberi Rezeki ๐ŸŒท

๐ŸŒพDiantara nama Allah adalah Arrozaq yang artinya Yang Maha Memberi Rezeki.
Allah menciptakan makhluk dan memberikan rezeki kepada mereka bahkan Allah telah menulis rezeki makhluknya sebelum Allah menciptakan mereka.

๐Ÿ“ Rasulullah ุตَู„َّูŠ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ bersabda :
" Allah telah menentukan telah menulis takdir bagi makhluk-makhluknya lima puluh ribu tahun sebelum menciptakan langit dan bumi "

๐ŸŒพ Allah menciptakan rezeki tersebut dan menyampaikannya kepada makhluk sesuai dengan waktu yang sudah Allah tentukan sebelumnya dan tidak akan meninggal seseorang sampai dia mendapatkan rezeki yang terakhir, meskipun rezeki tersebut berada di puncak gunung atau bahkan berada di bawah lautan.
๐Ÿ“– Allah berfirman :
ِ
(ูˆَู…َุง ู…ِู†ْ ุฏَุงุจَّุฉٍ ูِูŠ ุงู„ْุฃَุฑْุถِ ุฅِู„َّุง ุนَู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ِ ุฑِุฒْู‚ُู‡َุง
" Tidak ada sesuatu binatang yang melata yang ada di permukaan bumi ini melainkan Allah yang akan memberikan rezekinya" ( QS. Hud : 6 )

๐ŸŒพ Siapa sesembahan selain Allah yang bisa melakukannya demikian. Adakah selain Allah sesembahan yang bisa memberikan makan sekali saja untuk seluruh makhluk yang ada di bumi ini mulai dari manusia, jin, hewan dan tumbuhan.

๐Ÿ“–  Allah berfirman :

(ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„ู†َّุงุณُ ุงุฐْูƒُุฑُูˆุง ู†ِุนْู…َุชَ ุงู„ู„َّู‡ِ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ۚ ู‡َู„ْ ู…ِู†ْ ุฎَุงู„ِู‚ٍ ุบَูŠْุฑُ ุงู„ู„َّู‡ِ ูŠَุฑْุฒُู‚ُูƒُู…ْ ู…ِู†َ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ ูˆَุงู„ْุฃَุฑْุถِ ۚ ู„َุง ุฅِู„َٰู‡َ ุฅِู„َّุง ู‡ُูˆَ ۖ ูَุฃَู†َّู‰ٰ ุชُุคْูَูƒُูˆู†َ) [Surat Fatir : 3]

" Wahai manusia hendaklah kalian mengingat nikmat Allah atas kalian adakah yang menciptakan selain Allah, yang memberi rezeki kepada kalian dari langit maupun dr bumi, tidak ada sesembahan yang berhak di sembah kecuali Dia oleh karena itu kenapa kalian di palingkan.( Qs. Fatir: 3 )

Oleh. Ustadz Abdulah Roy

Rekap by : Ummu Zahra
[8:34AM, 8/30/2014] Musdalifah: ✏ Halaqoh ke 4

๐ŸŽ€ Mengenal Allah sebagai Pengatur Alam Semesta ๐ŸŽ€

๐ŸŒป Dia lah Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰  yang mengatur alam semesta ini, mematikan dan menghidupkan, memuliakan makhluk dan menghinakan, mengganti siang menjadi malam, malam menjadi siang, menerbitkan matahari dan menenggelamkan.

๐Ÿ“–  Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ berfirman :
ูŠُุฏَุจِّุฑُุงْู„ุงَู…ْุฑَ...

" Dialah Allah Yang Mengatur seluruh alam "

๐ŸŒป Tidak ada yang mengatur selain Allah. Dia lah Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ yang menerbitkan matahari dari timur dan siapa selain Allah yang menerbitkan matahari dari barat.

๐ŸŒป Nabi Ibrahim 'alaihissalam berkata kepada salah seorang yang dia mengaku menjadi Tuhan selain Allah. Sesungguhnya Allah telah menerbitkan matahari dari timur maka silahkan engkau kalau memang engkau Tuhan terbitkan matahari dari barat, maka orang kafir tersebut tidak bisa berbuat apa-apa.

๐ŸŒป Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ yang menjadikan siang dan siapa yang bisa menggantikan siang menjadi malam selain Allah. Tidak ada yang mengatur alam semesta kecuali Allah dan tidak ada sesembahan selain Allah yang membantu Allah untuk mengatur alam semesta ini.

๐ŸŒป Oleh karena itu seorang muslim tidak boleh meyakini bahsawanya ada selain Allah yang mencipta, memberi rezeki, mengatur alam semesta, siapapun dia dan bagaimanapun kedudukannya di sisi Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰

๐ŸŒป Barang siapa yang berkeyakinan bahwasanya ada selain Allah yang mencipta, memberikan rezeki dan juga mengatur alam semesta maka dia telah menyekutukan Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰.

๐ŸŽ€〰〰〰〰〰๐ŸŽ€
[5:20PM, 9/2/2014] Musdalifah: ▶  Halaqah ke 5

๐ŸŒด  Mengenal Allah Sebagai Satu- satunya Dzat Yang Berhak Untuk di Sembah

๐Ÿ„ Apabila Allah adalah satu satunya dzat yang mencipta, memberikan rezeki dan yang mengatur alam semesta maka tuntutannya kita tidak boleh menyembah kecuali hanya kepada Allah. Tidak ada yang berhak di sembah dan diibadahi kecuali Allah semata.
๐Ÿ“–  Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ berfirman :

ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„ู†َّุงุณُ ุงุนْุจُุฏُูˆุง ุฑَุจَّูƒُู…ُ ุงู„َّุฐِูŠ ุฎَู„َู‚َูƒُู…ْ ูˆَุงู„َّุฐِูŠู†َ ู…ِู†ْ ู‚َุจْู„ِูƒُู…ْ ู„َุนَู„َّูƒُู…ْ ุชَุชَّู‚ُูˆู†َ
ุงู„َّุฐِูŠ ุฌَุนَู„َ ู„َูƒُู…ُ ุงู„ْุฃَุฑْุถَ ูِุฑَุงุดًุง ูˆَุงู„ุณَّู…َุงุกَ ุจِู†َุงุกً ูˆَุฃَู†ْุฒَู„َ ู…ِู†َ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ ู…َุงุกً ูَุฃَุฎْุฑَุฌَ ุจِู‡ِ ู…ِู†َ ุงู„ุซَّู…َุฑَุงุชِ ุฑِุฒْู‚ًุง ู„َูƒُู…ْ ۖ ูَู„َุง ุชَุฌْุนَู„ُูˆุง ู„ِู„َّู‡ِ ุฃَู†ْุฏَุงุฏًุง ูˆَุฃَู†ْุชُู…ْ ุชَุนْู„َู…ُูˆู†
" Wahai manusia! Sembahlah Rabb kalian, siapa Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dan orang-orang sebelum kalian supaya kalian bertaqwa.
Itulah Rabb kalian yang telah menjadikan bagi kalian bumi sebagai hamparan dan langit sebagai bangunan dan telah menurunkan dari langit air, maka Allah mengeluarkan dengan air tersebut buah-buahan sebagai rezeki bagi kalian maka janganlah kalian menjadikan bagi Allah sekutu-sekutu sedangkan kalian mengetahui " ( QS. Al Baqarah : 21-22 )

๐Ÿ„  Maksudnya janganlah kalian menyekutukan Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰, menyembah kepada selain Allah sedangkan kalian tau bahwasanya Allah Yang Menciptakan, Memberikan Rezeki dan Yang Mengatur Alam Semesta ini.

๐Ÿ„  Selain Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰  tidak berhak untuk disembah, karena dia bukan pencipta, bukan pemberi rezeki dan bukan pengatur alam semesta. Apabila mereka disembah maka mereka adalah sesembahan yang bathil.
๐Ÿ“–  Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ berfirman :

ุฐَٰู„ِูƒَ ุจِุฃَู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ู‡ُูˆَ ุงู„ْุญَู‚ُّ ูˆَุฃَู†َّ ู…َุง ูŠَุฏْุนُูˆู†َ ู…ِู†ْ ุฏُูˆู†ِู‡ِ ู‡ُูˆَ ุงู„ْุจَุงุทِู„ُ ูˆَุฃَู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ู‡ُูˆَ ุงู„ْุนَู„ِูŠُّ ุงู„ْูƒَุจِูŠุฑُ

" Yang demikian itu karena Allah, Dialah sesembahan yang Haq, yang memang berhak disembah sedangkan apa yang mereka sembah selain Allah adalah sesembahan yang bathil, yang tidak berhak disembah " ( QS. Al Hajj : 62 )

๐Ÿ„  Apabila seseorang meyakini Allah Yang Mencipta, Memberikan Rezeki dan Yang Mengatur alam semesta kemudian ia masih menyembah selain Allah atau menyerahkan ibadah kepada selain Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ maka ia telah berbuat syirik kepada Allah di dalam ibadah.

Rasulullah ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู… َpernah ditanya oleh salah seorang sahabat " Yaa Rasulullaah apa dosa yang paling besar disisi Allah?" Maka beliau mengatakan " dosa yang paling besar adalah engkau menjadikan sekutu bagi Allah padahal Dialah Allah yang telah menciptakan dirimu"

✏ oleh Ust. Abdullah Roy di Kota Al Madinah

๐ŸŒฟ〰〰〰〰〰๐ŸŒฟ
๐Ÿ‡ Halaqah 8

๐Ÿ€  Mengenal Allah dengan Nama dan Sifat Nya

➰➰➰➰➰➰

๐Ÿ’  Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ telah mengabarkan dalam Al Quran bahwa Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ memiliki nama dan juga sifat.
๐Ÿ“–  Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ berfirman :

ูˆَู„ِู„َّู‡ِ ุงู„ْุฃَุณْู…َุงุกُ ุงู„ْุญُุณْู†َู‰ٰ....
" Dan Allah memiliki nama-nama yang paling baik " (Qs. Al A'Raf : 180)
๐Ÿ“–  Dan juga Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ berfirman :
ูۖˆَู„ِู„َّู‡ِ ุงู„ْู…َุซَู„ُ ุงู„ْุฃَุนْู„َู‰ٰ
" Dan Allah memiliki sifat-sifat yang paling tinggi " (Qs. An Nahl : 60)

๐Ÿ“ Kita mengenal Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ dengan nama dan sifat tersebut, kita mengenal Allah sebagai dzat Yang Maha Penyayang karena Dia Adalah Ar Rahman Ar Rahiim, kita mengenal Allah sebagai dzat Yang Maha Pengampun karena Dia adalah Al Ghofur, dst..

๐Ÿ‹  Dan Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ telah mengabarkan di dalam Al Quran bahwasanya diantara sifat Allah adalah beristiwa diatas Arsy, dan bahwasanya Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ memiliki dua tangan, dan bahwasanya Allah berada di atas, dan Rasulullaah ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ  mengabarkan bahwasanya Allah turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang terakhir, dan juga sifat-sifat yang lain.

๐Ÿ†  Kewajiban kita sebagai seorang muslim adalah menetapkan nama dan juga sifat tersebut karena Allah lebih tau tentang diriNya daripada kita semua. Dan Rasulullaah ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ lebih tau tentang Allah daripada kita.

๐ŸŽ  Tidak boleh seorang muslim menolak nama-nama dan sifat-sifat tersebut dan tidak boleh dia menyerupakan krn
๐Ÿ“–  Allah  ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰ berfirman :

...ู„َูŠْุณَ ูƒَู…ِุซْู„ِู‡ِ ุดَูŠْุกٌ ۖ ูˆَู‡ُูˆَ ุงู„ุณَّู…ِูŠุนُ ุงู„ْุจَุตِูŠุฑُ
" Tidak ada yang serupa dengan Allah, dan Dia adalah dzat Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat " ( Qs. Ash Shura : 11 )

๐Ÿซ Jadi yang benar, yang harus dilakukan oleh seorang muslim adalah menetapkan nama dan sifat tersebut sebagaimana datangnya sesuai dengan Keagungan dan Kebesaran Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَู„َู‰, tanpa menyerupakan dan juga tanpa mentakwil nama dan sifat tersebut.

✏  Saudaramu Ust. Abdullah Roy di Kota Al Madinah

๐ŸŒท๐Ÿ”ธ๐Ÿ”น๐Ÿ”ธ๐Ÿ”น๐Ÿ”ธ๐ŸŒทَ

bermula dari bangun pagi

ANAK SUKSES?
BERMULA DARI BANGUN PAGI

1| Perbaikan kualitas generasi selayaknya dimulai dengan kebiasaan bangun di pagi hari.
Sebab generasi unggul bermula dari pagi yang masygugl (sibuk)

2| Kebiasaan bangun pagi hendaklah dimulai dari usia dini.
Peran Ayah amat dinanti.
Ayah yang peduli tak abai dalam urusan bangun pagi buah hati

3| Jika anak terbiasa bangun siang.
Maka keberkahan hidup melayang.
Aktivitas ruhani menjadi jarang.
Perilaku menjadi jalang

4| Mulailah dengan malam yang berkualitas.
Anak tidak terjaga di ambang batas.
Harus buat peraturan tegas.
Kapan terjaga dan kapan pulas

5| Sehabis isya jangan ada aktivitas fisik berlebihan.
Upayakan aktivitas yang menenangkan.
Membaca atau bercerita yang berkesan

6| Biasakan berbagi perasaan.
Mulai dengan cerita aktivitas harian.
Evaluasi jika ada yang tidak berkenan.
Sekaligus sarana pengajaran

7| Buat kesepakatan bangun jam berapa.
Lantas anak mau dibangunkan bagaimana.
Jadikan ini sebagai modal membangunkan di pagi harinya

Tutuplah aktivitas malam dengan dengarkan tilawah.
Agar anak tidur membawa kalimat Allah Pemberi Rahmah.
Terekam dalam memorinya sepanjang hayat

9| Pagi pun datang.
Jalankan kesepakatan yang dibuat sebelum tidur menjelang.
Bangunkan anak penuh kasih sayang.
Bangunkan dengan cara yang ia bilang

10| Jika anak menolak tuk beranjak, ingatkan akan kesepakatan semalam.
Anak siap terima konsekuensi tanpa diancam.
Batasi kesenangan yang ia idam

11| Bangunkan anak dengan kalimat Ilahi.
Agar paginya diberkahi.
Jika perlu adzan di telinga kanan dan kiri.
Bisikan dengan lembut tembus ke hati

12| Jika ia segera bangun, jangan lupa apresiasi.
Hadiahi dengan doa dan kecupan di pipi.
Tak lupa bertanya tentang mimpi.
Anak butuh transisi

13| Jika anak telah terjaga, siapkan aktivitas olah jiwa dan raga.
Agar fisik anak bergerak tak kembali ke kasur yang menggoda.
Mudah-mudahan jadi pola

14| Jalankan pola ini minimal 2 pekan.
Agar lama-lama jadi kebiasaan.
InsyaAllah anak bangun pagi dengan kesadaran.
Sebab tubuhnya telah menyesuaikan

15| Jika ayah tak sempat membangunkan, karena harus segera ke kantor kejar setoran, mintalah ibu berganti peran.
Agar anak tak merasa diabaikan

16| Jangan sampai anak tumbuh remaja, punya kebiasaan yang tidak mulia.
Bangun pagi selalu tertunda.
Sholat shubuh di waktu dhuha.
Banyak melamun tak ada guna

17| Jika terlanjur anak bangun kesiangan.
Buatlah rencana bersama pasangan.
Konsisten dan tidak saling menyalahkan.
Fokus kepada upaya perbaikan

18| Sebelum terlambat, segera bertindak cepat.
Agar masa depan anak selamat. Fokuslah kepada perbaikan pola tidur yg sehat

19| Jika anak terbiasa bangun pagi sedari dini, the itu ciri anak berprestasi.
Tak mudah dipengaruhi berbagai pergaulan yg tidak islami

Semangat mencoba.

https://www.facebook.com/rully.chaniago.9/posts/521925111274887

Selasa, 19 Agustus 2014

Sikapmu yg dicintai Allah, insyaAllah

Hari ini aku berbuat salah seperti kemarin yg aku sudah meminta maaf untuk itu, lalu aku meminta maaf. Kalau boleh, maafku lali ini juga untuk kesalahan esok esok dan esok hari. Ah tapi tidak, sbgmn engkau tak bosan sabar atas salahku, harusnya aku lebih tak lelah memohon maaf darimu. Walau aku baru bisa meminta maaf saat ego pergi, sedangkan engkau bisa meminta maaf saat engkau marah saat engkau tak salah saat engkau tahu yg aku ingin, hanya dimengerti. Aku juga minta maaf untuk hal itu...
Wahai suamiku yg paling penyabar
**
Dari istri yg smg ttp istiqomah memperbaiki diri.

Minggu, 10 Agustus 2014

ADAB-ADAB MELAMAR (bagian-4)

๐Ÿ“šSILSILAH KELUARGA SAKINAH (15)๐Ÿ’•

ADAB-ADAB MELAMAR (bagian-4)

ุงู„ุฅุณุชุฎุงุฑุฉ

Melakukan shalat istikharah.

Dianjurkan bagi seorang yang melamar dan dilamar untuk melakukan shalat istikharah sebelum menentukan langkah atau keputusannya, dan lebih khusus ketika setelah melakukan nadzar (melihat) calon pinangan tersebut.

๐Ÿ’•Dari Jabir bin Abdillah -radhiyallahu 'anhu- berkata:

ูƒุงู† ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูŠุนู„ّู…ู†ุง ุงู„ุฅุณุชุฎุงุฑุฉ ููŠ ุงู„ุฃู…ูˆุฑ ูƒู„ู‡ุง ูƒู…ุง ูŠุนู„ّู… ุงู„ุณูˆุฑุฉ ู…ู† ุงู„ู‚ุฑุฃู†, ูŠู‚ูˆู„: ุฅุฐุง ู‡ู…ّ ุฃุญุฏูƒู… ุจุงู„ุฃู…ุฑ ูู„ูŠุฑูƒุน ุฑูƒุนุชูŠู† ู…ู† ุบูŠุฑ ุงู„ูุฑูŠุถุฉ

"Adalah Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- mengajarkan kepada kami shalat istikharah pada seluruh urusan, sebagaimana beliau mengajari kami surah dari Al Qur_an, beliau bersabda:
Jika salah seorang diantara kalian telah bertekad dalam suatu urusan maka hendaklah ia shalat dua rakaat yang bukan wajib".
HR. Bukhari (6382).

Dan perkara pernikahan adalah merupakan suatu urusan yang sangat penting, karena dengan pernikahan tersebut seseorang akan menjalani hubungan rumah tangga yang dengannya ia beribadah kepada Allah -subhanahu wa ta'ala-, sehingga hal tersebut akan memberikan pengaruh pada kehidupan dan ibadahnya kepada Allah -subhanahu wa ta'ala-.
Oleh sebab itulah sangat ditekankan dalam urusan pernikahan ini agar seorang muslim dan muslimah itu memperbanyak menyerahkan urusan dan meminta pertolongan dan petunjuk kepada Allah -subhanahu wa ta'ala- dalam urusan ini dengan kembali kepada Allah dan melakukan shalat istikharah, karena Allah -subhanahu wa ta'ala- yang menciptakannya lebih mengetahui kebaikan dan kejelekan pada seluruh urusannya.

๐Ÿ’•Dari Anas -radhiyallahu 'anhu- berkata:

"Tatkala telah usai masa iddah Zainab -radhiyallahu 'anha-, maka Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- berkata kepada Zaid:

ูุงุฐูƒุฑู‡ุง ุนู„ูŠّ

"Maka lamarkanlah untukku darinya"

Maka Zaid pun berangkat hingga mendatangi Zainab dan berkata:

ูŠุง ุฒูŠู†ุจ, ุฃุฑุณู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡  ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูŠุฐูƒุฑูƒِ

"Wahai Zainab, Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- telah mengutus untuk melamar engkau"

Maka Zainab berkata:

ู…ุง ุฃู†ุง ุจุตุงู†ุนุฉ ุดูŠุฆุง ุญุชู‰ ุฃูˆุงู…ุฑ ุฑุจูŠ

"Tidaklah aku akan berbuat sesuatupun kecuali setelah aku meminta keputusan dari tuhanku"

Maka iapun segera beranjak menuju tempat shalatnya".
HR. Muslim (1482).

Lihatlah contoh dan teladan yang mengagumkan ini..., datang kepadanya lamaran manusia yang paling mulia dan utama kepadanya namun ia tetap bersikap tenang dan tidak tergesa-gesa dalam menentukan sikapnya, bahkan ia kembalikan seluruh urusannya kepada sang pencipta yang maha mengetahui segala urusannya.
Wallahu a'lam.

Bersambung...

✒Al Ustadz Abu Muhammad Fauzan
___________
๐Ÿ“šWA SDL
๐Ÿ’–Silsilah Durus Linnisa'๐Ÿ’–

Kamis, 07 Agustus 2014

Bantulah Si Lemah, Doa Tulus Diterima

Bantulah Si Lemah, Doa Tulus Diterima

Doa si "lemah" merupakan bantuan pertolongan dan pembuka pintu rizki bagi kita.

Lemah dalam artian kaum fakir, miskin, tertimpa kesedihan dan penderitaan serta semisalnya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ู‡َู„ْ ุชُู†ْุตَุฑُูˆْู†َ ูˆَุชُุฑْุฒَู‚ُูˆْู†َ ุฅِู„ุงَّ ุจِุถُุนَูَุงุฆِูƒُู…ْ؟

“Bukankah kalian ditolong (dimenangkan) serta diberi rizki melainkan dengan sebab orang lemah di antara kalian...?" (HR al-Bukhari: 2896)

Dalam riwayat lain dijelaskan,

ุฅِู†َّู…َุง ูŠَู†ْุตُุฑُ ุงู„ู„ู‡ُ ู‡َุฐِู‡ِ ุงู„ุฃُู…َّุฉَ ุจِุถَุนِูŠْูِู‡َุง ุจِุฏَุนْูˆَุชِู‡ِู…ْ، ูˆَุตَู„ุงَุชِู‡ِู…ْ، ูˆَุฅِุฎْู„ุงَุตِู‡ِู…ْ

"Sesungguhnya Allah menolong umat ini dengan bantuan orang lemah diantara mereka,

Yaitu melalui doa, shalat, dan keikhlasan mereka..." (HR an-Nasa'i: 3178, ash-Shahihah: 2/409 al-Albani)

Sebab pertolongan Allah melalui si "lemah" bukan melalui zat fisik dan kedudukan mereka.

Namun melalui ungkapan terima kasih dan ketulusan doa..

Akan berbeda ketulusan doa dari mereka yang sangat membutuhkan uluran tangan dengan sebagian lainnya yang telah berkecukupan.

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

"Boleh jadi engkau tertidur tetapi puluhan doa naik ke langit untukmu.

Dari si fakir yang pernah engkau tolong...

Dari si lapar yang pernah engkau beri makan...

Dari si sedih yang pernah engkau hibur...

Dari si miskin yang pernah engkau bantu..."

Bila kita tak mampu membantu si lemah, maka jangan pernah mencibir dan mencela mereka...

@sahabatilmu

BETAPA NIKMATNYA MUSIBAH INI.

BETAPA NIKMATNYA MUSIBAH INI.

๐Ÿ”ธBerkata Sufyan Ats Tsaury -rahimahullah-:

ู„ูŠุณ ุจูู‚ูŠู‡ ู…ู† ู„ู… ูŠุนุฏ ุงู„ุจู„ุงุก ู†ุนู…ุฉ, ูˆุงู„ุฑุฎุงุก ู…ุตูŠุจุฉ

"Bukanlah seorang yang faqih (berpemahaman) seorang yang tidak menganggap bencana itu adalah suatu kenikmatan, dan kelonggaran adalah suatu petaka".

๐Ÿ”ธBerkata Dzun Nun -rahimahullah-:

ุงู„ุจู„ุงุก ู…ู„ุญ ุงู„ู…ุคู…ู†, ุฅุฐุง ุนุฏู… ุงู„ุจู„ุงุก ูุณุฏ ุญุงู„ู‡

"Musibah itu adalah garam bagi seorang muslim, jika tanpa musibah maka rusaklah keadaannya".

๐Ÿ”ธBerkata Fudhail bin 'Iyyadh -rahimahullah-:

ุฅุฐุง ุฃุญุจّ ุงู„ู„ู‡ ุนุจุฏุง ุฃูƒุซุฑ ุบู…ู‡, ูˆุฅุฐุง ุฃุจุบุถ ุงู„ู„ู‡ ุนุจุฏุง ุฃูˆุณุน ุนู„ูŠู‡ ุฏู†ูŠุงู‡

"Jika Allah mencintai hamba-Nya maka Dia akan memperbanyak musibahnya, dan jika Allah membenci seorang hamba maka akan diberikan keluasan pada dunianya".

_______
Hayatus Salaf (279-280).

                 
✒Al Ustadz Abu Muhammad
____________
๐Ÿ“šWA SDL
๐Ÿ’–Silsilah Durus Linnisa'๐Ÿ’–

Silsilah Tauhid (15-17)

๐Ÿ“šSILSILAH TAUHID (15)๐Ÿ“œ

 ุดุฑูˆุท ุดู‡ุงุฏุฉ ุฃู† ู…ุญู…ุฏุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡

 Syarat-syarat persaksian Muhammad adalah utusan Allah (bagian-02)

 ุงู„ู…ุชุงุจุนุฉ ู„ู‡ ุจุฃู† ูŠุนู…ู„ ุจู…ุง ุฌุงุก ุจู‡ ู…ู† ุงู„ุญู‚ ูˆูŠุชุฑูƒ ู…ุง ู†ู‡ู‰ ุนู†ู‡ ู…ู† ุงู„ุจุงุทู„

 Mengikutinya dalam artian mengamalkan dengan apa saja yang dibawanya berupa kebenaran serta meninggalkan apa saja yang ia larang darinya berupa kebatilan.

 Berkata Syeikh Shalih Al Fauzan -hafidzahullah-:

"Dan ini adalah keharusan dari persaksian bahwa ia (Muhammad) adalah utusan Allah, yaitu Allah memerintahkan untuk taat kepadanya dan ditunjukkan dlm ayat yang sangat banyak...dst".
________
Lihat; Aqidah Tauhid (189)

 ๐Ÿ”ฆAllah -subhanahu wa ta'ala- berfirman:

 ู‚ู„ ุฅู† ูƒู†ุชู… ุชุญุจูˆู† ุงู„ู„ู‡ ูุงุชุจุนูˆู†ูŠ ูŠุญุจุจูƒู… ุงู„ู„ู‡ ูˆูŠุบูุฑ ู„ูƒู… ุฐู†ูˆุจูƒู…، ูˆุงู„ู„ู‡ ุบููˆุฑ ุฑุญูŠู…. (ุขู„ ุนู…ุฑุงู†؛ ูฃูก)

 "Katakanlah (wahai Muhammad), jika kalian mencintai Allah maka ikutilah aku maka niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian, sesungguhnya Allah maha pengampun lagi maha penyayang". QS. Ali 'Imran; 31.

 Berkata Ibnu Katsir -rahimahullah-:

"Ayat ini adalah hakim bagi siapa saja yang mengaku mencintai-Nya namun tidak diatas jalur yang diajarkan Nabi Muhammad, maka hakikatnya ia telah dusta dalam pengakuannya sampai ia mau mengikuti syari'at yang dibawa Nabi Muhammad dalam seluruh ucapannya, perbuatannya dan seluruh keadaannya".
________
Lihat Tafsir Ibnu Katsir.

๐Ÿ”ฆ Dan Allah -subhanahu wa ta'ala- berfirman:

 ูุฆุงู…ู†ูˆุง ุจุงู„ู„ู‡ ูˆุฑุณูˆู„ู‡ ุงู„ู†ุจูŠ ุงู„ุฐูŠ ูŠุคู…ู† ุจุงู„ู„ู‡ ูˆูƒู„ู…ุชู‡ ูˆุงุชุจุนูˆู‡ ู„ุนู„ูƒู… ุชู‡ุชุฏูˆู† (ุงู„ุฃุนุฑุงู؛ ูกูฅูจ)

 "Maka berimanlah kalian kepada Allah dan rasul-Nya yaitu seorang Nabi yang ummy yang beriman kepada Allah dan kalimat-Nya serta ikutilah ia agar kalian mendapatkan petunjuk". QS. Al A'raf; 158)

 Berkata Syeikh Abdurrahman As Sa'dy -rahimahullah-:

"(Dan berimanlah kalian kepada Allah dan rasul-Nya) yaitu dengan keimanan didalam hati yang mengharuskan padanya amalan hati dan anggota badan, (Yang beriman kepada Allah dan kalimat-Nya) yaitu berimanlah kalian dengan rasul yang lurus dalam aqidah dan amalannya ini, (dan ikutilah oleh kalian agar kalian mendapatkan petunjuk) yaitu pada mashlahat agama dan dunia kalian, karena sesungguhnya kalian jika tidak mengikutinya maka sungguh telah tersesat dengan kesesatan yang sejauh-jauhnya".
__________
Lihat: Tafsir As Sa'dy.
Wallahu a'lam.
Bersambung insya alloh...

✒Al Ustadz Abu Muhammad Fauzan
____________
๐Ÿ“šWA SDL
๐Ÿ’–Silsilah Durus Linnisa'๐Ÿ’–

๐Ÿ“šSILSILAH TAUHID (16)๐Ÿ“œ

 ุดุฑูˆุท ุดู‡ุงุฏุฉ ุฃู† ู…ุญู…ุฏุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡

Syarat-syarat Persaksian Muhammad adalah utusan Allah (bagian-03)

 ุชุตุฏูŠู‚ู‡ ููŠู…ุง ุฃุฎุจุฑ ุจู‡ ู…ู† ุฃู…ุฑ ูˆู†ู‡ูŠ ูˆุบูŠูˆุจ ู…ุงุถูŠุฉ ูˆู…ุณุชู‚ุจู„ุฉ ูˆุบูŠุฑ ุฐู„ูƒ

Membenarkan terhadap apa saja yang Beliau beritakan berupa perintah, larangan, perkara ghaib yang telah lalu dan akan datang dll.

๐Ÿ”ฆAllah -subhanahu wa ta'ala- berfirman:

 ุนุงู„ู… ุงู„ุบูŠุจ ูู„ุง ูŠุธู‡ุฑ ุนู„ู‰ ุบูŠุจู‡ ุฃุญุฏุง * ุฅู„ุง ู…ู† ุงุฑุชุถู‰ ู…ู† ุฑุณูˆู„ (ุงู„ุฌู†: ูขูฆ-ูขูง)

 "Dialah (Allah) yang maha mengetahui perkara ghaib yang tidak akan ditampakkan kepada seorangpun juga * kecuali kepada siapa saja yang diridhai dari para Rasul" (QS. Al Jin; 26-27)

Yaitu Allah -subhanahu wa ta'ala- menampakkan kepada Rasul-Nya beberapa perkara ghaib sebagai tanda kenabian serta kebenarannya, maka kewajiban seorang mukmin adalah untuk membenarkan apapun yang diberitakan tersebut, apakah berupa perkara ghaib atau berupa perintah maupun larangan, karena perkara tersebut seluruhnya datang dari sisi Allah -tabaraka wa ta'ala-.

 ูˆู…ุง ูŠู†ุทู‚ ุนู† ุงู„ู‡ูˆู‰ * ุฅู† ู‡ูˆ ุฅู„ุง ูˆุญูŠ ูŠูˆุญู‰ (ุงู„ู†ุฌู…؛ ูฃ-ูค)

 "Dan tidaklah ia (Muhammad) itu berucap dari hawa nafsunya * akan tetapi itu adalah wahyu yang diturunkan kepadanya". (QS. An Najm; 3-4)

Maka barangsiapa yang tidak membenarkan terhadap syariat yang Beliau bawa maka orang tersebut telah kafir.

๐Ÿ”ฆAllah -subhanahu wa ta'ala- juga berfirman:

 ูˆู…ุง ุกุงุชูƒู… ุงู„ุฑุณูˆู„ ูุฎุฐูˆู‡ ูˆู…ุง ู†ู‡ุงูƒู… ุนู†ู‡ ูุงู†ุชู‡ูˆุง (ุงู„ุญุดุฑ؛ ูง)

 "Dan apapun yang didatangkan Rasul kepada kalian maka ambillah dan apapun yang ia larang maka jauhilah". (QS. Al Hasyr; 7)

Berkata As Sa'dy -rahimahullah- dalam tafsirnya:

"Dan (ayat) ini melingkup agama seluruhnya -dzahir dan bathin- dan apapun yang didatangkan rasul -shalallahu 'alaihi wa sallam- adalah kewajiban bagi setiap hamba untuk mengambil serta mengikutinya dan tidak halal untuk menyelisihinya, dan bahwa ketetapan rasul pada hukum terhadap sesuatu sama halnya seperti ketetapan Allah ta'ala, tidak ada rukhshah (keringanan) serta udzur bagi seorangpun untuk meninggalkannya, dan tidak boleh mengkedepankan ucapan seorangpun dari ucapan Beliau -shalallahu 'alaihi wa sallam-".
Wallahu a'lam.
Bersambung...

✒ Al Ustadz Abu Muhammad Fauzan
____________
๐Ÿ“šWA SDL
๐Ÿ’–Silsilah Durus Linnisa'๐Ÿ’–
๐Ÿ“šSILSILAH TAUHID (17)๐Ÿ“œ

ุดุฑูˆุท ุดู‡ุงุฏุฉ ุฃู† ู…ุญู…ุฏุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡

Syarat-syarat persaksian bahwa Muhammad adalah utusan Allah (bagian-04)

ู…ุญุจุชู‡ ุฃุดุฏّ ู…ู† ู…ุญุจุฉ ุงู„ู†ูุณ ูˆุงู„ู…ุงู„ ูˆุงู„ูˆุงู„ุฏ ูˆุงู„ูˆู„ุฏ ูˆุงู„ู†ุงุณ ุฃุฌู…ุนูŠู†

Kecintaan terhadapnya -shalallahu 'alaihi wa sallam melebihi dari kecintaan terhadap diri sendiri, harta benda, orang tua, anak-anak dan manusia seluruhnya.

๐Ÿ”ฆDari Anas bin Malik -radhiyallahu 'anhu- berkata:
Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda:

ู„ุง ูŠุคู…ู† ุฃุญุฏูƒู… ุญุชู‰ ุฃูƒูˆู† ุฃุญุจ ุฅู„ูŠู‡ ู…ู† ูˆุงู„ุฏู‡ ูˆูˆู„ุฏู‡ ูˆุงู„ู†ุงุณ ุฃุฌู…ุนูŠู†.
 ู…ุชูู‚ ุนู„ูŠู‡

"Tidaklah salah seorang diantara kalian beriman hingga menjadikan aku lebih ia cintai daripada orang tuanya, anaknya dan manusia seluruhnya".
Muttafaqun 'alaih.

๐Ÿ”ฆDari Abu Hurairah -radhiyallahu 'anhu- berkata:
Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda:

ููˆุงู„ุฐูŠ ู†ูุณูŠ ุจูŠุฏู‡, ู„ุง ูŠุคู…ู† ุฃุญุฏูƒู… ุญุชู‰ ุฃูƒูˆู† ุฃุญุจ ุฅู„ูŠู‡ ู…ู† ูˆุงู„ุฏู‡ ูˆูˆู„ุฏู‡.
ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ

"Demi Dzat yang jiwaku berada ditangan-Nya, tidaklah salah seorang diantara kalian beriman hingga ia menjadikan aku lebih ia cintai dari orang tua dan anaknya".
HR. Bukhari (14).

Dengan dasar inilah ukuran cinta seorang muslim sejati, sehingga ia lebih mendahulukan kecintaan kepada Allah dan rasul-Nya daripada kecintaan mereka kepada siapapun dari kalangan manusia dan dari kepentingan dunia maupun syahwatnya.

๐Ÿ”ฆDari Abdullah bin Hisyam -radhiyallahu 'anhu- berkata:

"Kami pernah bersama Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- dan beliau memegang tangan Umar bin Khathab -radhiyallahu 'anhu-, maka Umar -radhiyallahu 'anhu- pun berkata:

ูŠุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡, ู„ุฃู†ุช ุฃุญุจ ุฅู„ูŠ ู…ู† ูƒู„ ุดูŠุก ุฅู„ุง ู…ู† ู†ูุณูŠ

Wahai Rasulullah, sungguh engkau lebih aku cintai dari segala sesuatu kecuali diriku

Maka Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda:

ู„ุง, ูˆุงู„ุฐูŠ ู†ูุณูŠ ุจูŠุฏู‡, ุญุชู‰ ุฃูƒูˆู† ุฃุญุจّ ุฅู„ูŠูƒ ู…ู† ู†ูุณูƒ

Tidak!! Demi Dzat yang jiwaku berada ditangan-Nya, bahkan sampai aku lebih engkau cintai daripada dirimu sendiri

Maka Umar -radhiyallahu 'anhu- berkata:

ูุฅู†ู‡ ุงู„ุขู† ูˆุงู„ู„ู‡ ู„ุฃู†ุช ุฃุญุจّ ุฅู„ูŠّ ู…ู† ู†ูุณูŠ

Maka sungguh saat ini, demi Allah, sungguh engkau lebih aku cintai daripada diriku sendiri

Maka Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda:

ุงู„ุขู† ูŠุง ุนู…ุฑ

Sekarang barulah (benar) wahai Umar".
HR. Bukhari (6257).

Sifat kecintaan seperti inilah yang bisa melahirkan sifat pengorbanan pada diri para sahabat untuk membela Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- sampai tetes akhir darah mereka, karena mereka lebih mencintai beliau -shalallahu 'alaihi wa sallam- dari jiwa raga mereka sendiri.
Wallahu a'lam.

Bersambung...

✒Al Ustadz Abu Muhammad Fauzan
___________
๐Ÿ“šWA SDL
๐Ÿ’–Silsilah Durus Linnisa'๐Ÿ’–
๐Ÿ“šSILSILAH TAUHID (18)๐Ÿ“œ

ุดุฑูˆุท ุดู‡ุงุฏุฉ ุฃู† ู…ุญู…ุฏุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡

Syarat-syarat persaksian Muhammad adalah utusan Allah (bagian-5)

ุชู‚ุฏูŠู… ู‚ูˆู„ู‡ ุนู„ู‰ ูƒู„ ุฃุญุฏ ู…ู† ุงู„ู†ุงุณ ูƒุงุฆู†ุง ู…ู† ูƒุงู† ูˆุงู„ุนู…ู„ ุจุณู†ุชู‡

Mendahulukan ucapannya -shalallahu 'alaihi wa sallam- dari seluruh ucapan seluruh manusia siapapun juga serta beramal dengan sunnahnya.

๐Ÿ”ฆAllah -subhanahu wa ta'ala- berfirman:

ูŠุง ุฃูŠู‡ุง ุงู„ุฐูŠู† ุกุงู…ู†ูˆุง ู„ุง ุชู‚ุฏู…ูˆุง ุจูŠู† ูŠุฏูŠ ุงู„ู„ู‡ ูˆุฑุณูˆู„ู‡ ูˆุงุชู‚ูˆุง ุงู„ู„ู‡ ุฅู† ุงู„ู„ู‡ ุณู…ูŠุน ุนู„ูŠู…

"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mendahului Allah dan Rasul-Nya, dan bertakwalah kalian kepada Allah, sesungguhnya Allah maha mendengar lagi maha mengetahui".
QS. Al Hujurat: 1.

Berkata Ibnu Katsir -rahimahullah-:

"Yaitu; janganlah kalian bersegera kepada perkara-perkara yang ada dihadapan kalian yaitu sebelumnya, bahkan kalian harus menjadi pengikutnya pada seluruh perkara".
____
Tafsir Ibnu Katsir.

Dan mengikuti Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- dalam segala perkara ini adalah merupakan bukti kecintaan seorang hamba pada Allah -subhanahu wa ta'ala-.

๐Ÿ”ฆAllah -subhanahu wa ta'ala- berfirman:

ู‚ู„ ุฅู† ูƒู†ุชู… ุชุญุจูˆู† ุงู„ู„ู‡ ูุงุชุจุนูˆู†ู‰ ูŠุญุจุจูƒู… ุงู„ู„ู‡ ูˆูŠุบูุฑ ู„ูƒู… ุฐู†ูˆุจูƒู… ูˆุงู„ู„ู‡ ุบููˆุฑ ุฑุญูŠู…

"Katakanlah (wahai muhammad): jika kalian mencintai Allah maka ikutilah aku maka niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kalian, sesungguhnya Allah maha pengampun lagi maha penyayang".
QS. Ali 'Imran: 31.

Bahkan Allah -subhanahu wa ta'ala- telah mempersiapkan siksaannya bagi setiap orang yang membangkang dan tidak mau mengikuti Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam-.

๐Ÿ”ฆAllah -subhanahu wa ta'ala- berfirman:

ูˆู…ู† ูŠุดุงู‚ู‚ ุงู„ุฑุณูˆู„ ู…ู† ุจุนุฏ ู…ุง ุชุจูŠู† ู„ู‡ ุงู„ู‡ุฏู‰ ูˆูŠุชุจุน ุบูŠุฑ ุณุจูŠู„ ุงู„ู…ุคู…ู†ูŠู† ู†ูˆู„ู‡ ู…ุง ุชูˆู„ู‰ ูˆู†ุตู„ู‡ ุฌู‡ู†ู… ูˆุณุงุฆุช ู…ุตูŠุฑุง

"Dan barangsiapa yang menentang Rasul setelah jelas baginya petunjuk, lalu dia mengikuti selain jalannya orang-orang yang beriman, maka kami akan palingkan ia kepada sesuatu yang ia berpaling padanya, lalu kami masukkan ia kedalam neraka jahannam, dan itu adalah sejelek-jelek tempat kembali".
QS. An Nisa': 115.

Oleh sebab itulah seorang muslim yang sejati selalu mendahulukan Allah dan Rasul-Nya dalam segala urusannya, sehingga apapun yang mereka amalkan sesuai dengan petunjuk dan tuntunan Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam-, dan pedoman mereka adalah firman Allah -subhanahu wa ta'ala-:

ูˆู…ุง ุกุงุชุงูƒู… ุงู„ุฑุณูˆู„ ูุฎุฐูˆู‡ ูˆู…ุง ู†ู‡ุงูƒู… ุนู†ู‡ ูุงู†ุชู‡ูˆุง

"Apapun yang didatangkan Rasul kepada kalian maka ambillah, dan apapun yg dilarang Rasul kepada kalian maka tinggalkanlah".
QS. Al Hasyr: 7.
Wallahu a'lam.

Bersambung...

✒Al Ustadz Abu Muhammad Fauzan
___________
๐Ÿ“šWA SDL
๐Ÿ’–Silsilah Durus Linnisa'๐Ÿ’–