Jumat, 24 Agustus 2012

Malaikat Satu Sayap


Janji besarmu mengguncangkan Ars'y Nya saat itu
Cukuplah sekali itu engkau guncangkan Ars'y Nya

Masing masing dari kita adalah malaikat dengan satu sayap
Kita hanya akan bisa terbang dengan saling berpelukan

Kemana kita akan pergi suamiku?
Aku hanya akan mengepakkan sayap ku menuju surga

08072012

Rabu, 01 Agustus 2012

Nonton Badman 2012


film ini memang saingan durasi sama jenis film india, kabarnya 2jam 45 menit. Film di mulai pukul 8pm, benar saja, baru 45 menit film berjalan penyakit beser (baca: pipis-an) ku kumat. Memang sih, tiap nonton movie di bioskop, paling tidak dalam sekali putar film aku biasa kebelakang 1 kali ditengah film dan 1 kali setelah film usai. Tapi berhubung ini film durasinya saingan sama film india (diulangi.hehe), aku tahan deh hingga tanpa sadar eh la kok sudah jam 21.45. Itu bener2 di ujung2, kebelet stadium satu.

berhasil menerobos kegelapan ruang studio. di luar sangat sepi, and yes, aku gak tahu arah, g ada yang di tanya. Biasanya ngandalin rambu-rambu icon cowok cewek + tulisan toilet + arah panah, dan taraaa!!, rambu-rambu nya ada dimana-dimana dengan menganti tulisan 'toilet' dengan nama studio. "ni bioskop niat ngerjain" itu yang terlintas dalam pikirku yang udah mulai gak bisa rasional, nahan kebelet sampe jalan sedikit nyondongin tubuh kedepan, membungkuk-bungkuk. iam sure u all ever on that situation yess!??

yasudah ku ambil satu jalan , asal nebak daripada diam trus ngompol ditempat *ohmy. jalannya panjang , sepi ,dan sama . dan tiba2 ada satu laki2 berseragam cineplex muncul dari sebuah pintu besar studio yang aku lewati. dengan wajah tak bisa dibilang ramah lebih pastinya meringis aku bertanya pada sang mas mas, trus dia bilang " lurus aja mbaak, trus ditanda itu belok kiri, belok  kanan, lurus aja sampe mentok." katanya.
"tanda..? tanda yang mana mas? .. oh ok wes" aku iya'in berharap tanda yang dia maksud merefer pada sebuah lambang laki2 perempuan dengan tulisan toilet dan anak panah di bawahnya.aku berlari2 kecil sampe  hampir mentok gak ada jalan lagi , 'tanda' tersebut gak ada, lagi2 cuma tanda arah studio tententu...aaaarrgh. serius lorongnya panjang. membalikkan badan, dan memakai bahasa tubuh , angkat kedua tangan dan mensejajarkan telapak yang mengahap ke atas dengan bahu, ke mas mas yang ternyata masih ngeliatin aku. kayaknya dia bilang aku kudu balik ke belokan yang sebelumnya . ya udah langsung capcuss sampe lupa bilang makasih .. 

belok, trus belok, yang ada cuma jalan  yang supeeeer panjang sampe bisa dibilang mentok, dan saking grundelnya ini otak udah g rasional dan emosianal," what a stupid bioskop!" grutuku agak nyaring tanpa peduli dari jarak sekitar 4m dari arahku ada petugas cineplex juga. mungkin dia bingung , nih embak-embak kesambet apa lari2 dengan muka penuh murka, oh my... . 

hingga ahirnya kudapatin juga itu tulisan T-O-I-L-E-T... bener-bener diujung mentok.

hal pertama yang aku rasain begitu menuntaskan hajad terpendam, -lega-,  tentunya. kedua... "astafirullah.." begitu berulang-ulang, aku marah marah gak jelas sama siapa, masa sama yang design ini bioskop?, begitu sadar bioskopnya ternyata memanjang dengan satu toilet yang nyempil di ujung paling jauh dari pintu masuk bioskos dengan tanpa rambu-rambu penuntun jalan.padahal semua orang tahu ruang bioskop itu pasti dingin , makanya selalu ada antrian toilet memanjang typ satu sesi pemutaran film di bilik studio.

jalan balik ke studio aku berjalan normal, mencoba mencerna rasa bersalah atas kemarahku , yang entah dan serius itu gak jelas, what a temper, trus coba-coba belajar mengambil hikmah..

hidup itu ada tujuan, dari garis start hingga finish yang sesungguhnya. namun jalan menuju kesana  hanyalah labirin labirin penuh jebakan. jika kita beruntung , kita akan mendapatkan sebuah panduang diawal atau di tengah-tengah penjalan, kemanah jalan yang kita perlu kita ambil. namun sungguh jalannya sungguh panjang, kita harus tetap istikomah akan tujuan dan tetap mengingat panduan-pandung yang ada, dan lebih banyak akan terkecoh, bahkan tersesat hingga berahir pada garis finish yang salah.


kira-kira begitu.. :)


Sabtu, 26 Mei 2012

Keluarga yang menyejukkan hati

kemarin waktu berbelanja di cerfur bertemu dengan sebuah keluarga, yang kalau dipandang saja.. subhanallah adem banget hati ini.
si ibu berkamata dan bekerung spinggang sambil menggendong balita, disampinganya suaminya berghomis dengan janggut yang dicukur rapi menambah teduh wajah2 mereka yang bersendau gurau dengan si balita. Satu lagi, sepertinya ada anak perempuan kira2 umurnya 12 tahun, tapi luar biasa .. bajunya sempurna, dengan setelah ghomis dan kerudung seperut.

ya Allah..
Rabbana hablana min aswajina wadzurriya tina quorro tak'a'yun..
semoga Engkau karuniakan pada hamba suami dan anak keturunan yang menyejukkan mata, sholeh  dan taqwa..
hingga jadikanlah didalamnya kebarakahan yang banyak, ladang amal bagi kami
Aku berlingdung kepada Engkau dari kekurangan hamba, dan kekurangan keluarga hamba.
berilah hamba kesabaran dalam taqwa...

amien..


Jumat, 09 Maret 2012

Sesal

sepertinya cinta dan kasih sayang bukanlah kebutuhan skunder seorang manusia, namun itu adalah kebutuhakn pokoknya. Hingga jika hal tersebut tidak diperolehnya dari lingkungan yang seharusnya, memang memungkinkan ia tetap hidup , namun ia hidup dalam kepincangan jiwa.

tak adalah analisis akurat tentang apa yang sya katakan tersebut, itu hanyalah bentuk sesal, oh bukan , hanya penyadaran pribadi. Karena yang lebih menyedihkan dari tidak tercapainya kebutuhan kasih sayang dari pihak tertentu tersebut ialah.. saat menyadari betapa banyak dan seringnya diri melalaikan orang-orang berharga yang inginkan kasih sayang dan perhatian dari kita. #mengapus air mata

Jumat, 27 Januari 2012

buku Tarbiatul Aulat

alalala...
alhamdulillah, paket yang ditunggu telah datang #huray!










awal cerita, setiap jumat di kantor ada kajian muslimah dan beberapa kali bahas tentang peran seorang ibu, si ustadzahnya sering menyebut-nyebut buku tarbiatul aulat karangan Nashih ulwah ini.. langsung deh penasaran!

Rabbihambli minasholihiiin.. *khusuk

Kamis, 26 Januari 2012

Nasehat untuk Seorang Istri

semoga saya selalu ingat pesan dari kisan berikut, jadi saya copas saya status fb dari Ust Firanda pagi ini.. berharap jadi pengingat :)

Wasiat Seorang Ibu Kepada Putrinya Yang Akan Merasakan Mahligai Malam Pertama
Al-'Abaas bin Khoolid As-Sahmi berkata :

"Tatkala 'Amr bin Hajr mendatangi 'Auf bin Mahlam As-Syaibaani untuk melamar putrinya yaitu Ummu Iyaas, maka 'Auf berkata, "Aku akan menikahkan putriku kepadamu dengan syarat aku yang akan memberi nama putra-putranya dan aku yang akan menikahkan putri-putrinya kelak".
Maka 'Amr bin Hajr berkata, Adapun putra-putra kami maka kami menamakan mereka dengan nama-nama kami dan nama-nama bapak-bapak kami dan nama-nama paman-paman kami. Adapun putri-putri kami maka yagn akan menikahi mereka adalah yang setara dengan mereka dari kalangan kerajaan, akan tetapi aku akan memberikan kepadanya mahar sebuah bangunan di Kindah, dan aku akan memenuhi kebutuhan-kebutuhan kaumnya, tidak seorangpun dari mereka yang akan ditolak hajatnya". Maka sang ayah ('Auf) pun menerima mhara tersebut lalu menikahkan 'Amr dengan putrinya Ummu Iyaas.
Tatkala 'Amar akan membawa sang putri maka datanglah sang ibu menasehati empat mata kepada sang putri seraya berkata:
أَيْ بُنَيَّةِ، إِنَّكِ فَارَقْتِ بَيْتَكِ الَّذِي مِنْهُ خَرَجْتِ، وَعَشِّكِ الَّذِي فِيْهِ دَرَجْتِ، إِلَى رَجُلٍ لَمْ تَعْرِفِيْهِ، وَقَرِيْنٍ لَمْ تَأْلَفِيْهِ، فَكُوْنِي لَهُ أَمَةً يَكُنْ لَكِ عَبْدًا، وَاحْفَظِي لَهُ خِصَالاً عَشْراً يَكُنْ لَكِ ذُخْرَا
"Wahai putriku, sesungguhnya engkau telah meninggalkan rumahmu -yang disitulah engkau dilahirkan dan sarangmu tempat engkau tumbuh- kepada seorang lelaki asing yang engkau tidak mengenalnya dan teman (*hidup baru) yang engkau tidak terbiasa dengannya. Maka jadilah engkau seorang budak wanita baginya maka niscaya ia akan menjadi budak lelakimu. Hendaknya engkau memperhatikan dan menjaga 10 perkara untuknya maka niscaya akan menjadi modal dan simpananmu kelak.
أَمَّا الْأُوْلَى وَالثَّانِيَةُ: فَالْخُشُوْعُ لَهُ بِالْقَنَاعَةِ، وَحُسْنِ السَّمْعِ لَهُ وَالطَّاعَةِ
"Adapun perkara yang pertama dan kedua adalah (1) Tunduk kepadanya dengan sifat qonaah, serta (2) mendengar dan taat dengan baik kepadanya"
وَأَّمَّا الثَّالِثَةُ وَالرَّابِعَةُ: فَالتَّفَقُّدُ لِمَوْضِعِ عَيْنِهِ وَأَنْفِهِ، فَلاَ تَقَعُ عَيْنُهُ مِنْكِ عَلَى قَبِيْحٍ، وَلاَ يَشُمُّ مِنْكِ إِلاَّ أَطْيَبَ رِيْحٍ
"Adapun perkara yang ketiga dan keempat yaitu engkau memperhatikan pandangan dan ciumannya, maka (3) jangan sampai matanya melihat sesuatu yang buruk dari dirimu dan (4) jangan sampai ia mencium darimu kecuali bau yang terharum"
وَأَمَّا الْخَامِسَةُ وَالسَّادِسَةُ: فَالتَّفَقُّدُ لِوَقْتِ مَنَامِهِ وَطَعَامِهِ، فَإِنَّ حَرَارَةُ الْجُوْعِ مُلْهِبَةٌ، وَتَنْغِيْصَ النَّوْمِ مُغْضِبَةٌ
"Adapun perkara yang kelima dan keenam adalah (5 & 6) memperhatikan waktu tidurnya dan makannya, karena panasnya lapar itu membakar dan kurangnya tidur menimbulkan kemarahan"
وَأَمَّا السَّابِعَةُ وَالثَّامِنَةُ: فَالاِحْتِفَاظُ بِمَالِهِ، وَالْإِرْعَاءُ عَلَى حَشْمِهِ وَعِيَالِهِ، وَمِلاَكُ الْأَمْرِ فِي الْمَالِ حُسْنُ التَّقْدِيْرِ، وَفِي الْعِيَالِ حُسْنُ التَّدْبِيْرِ
"Adapun perkara ketujuh dan kedelapan ; (7) menjaga hartanya dan (8) perhatian terhadap kerabatnya dan anak-anaknya. Dan kunci pengurusan harta adalah penempatan harta sesuai ukurannya dan kunci perhatian anak-anak adalah bagusnya pengaturan"
وَأَمَّا التَّاسِعَةُ وَالْعَاشِرَةُ: فَلاَ تَعْصِنَّ لَهُ أَمْرًا وَلاَ تَفْشِنَّ لَهُ سِرًّا، فَإِنَّكِ إِنْ خَالَفْتِ أَمْرَهُ أَوْغَرْتِ صَدْرَهُ، وَإِنْ أَفْشَيْتِ سِرَّهُ لَمْ تَأْمَنِي غَدْرَهُ
"Adapun perkara yang kesembilan dan kesepuluh adalah (9) janganlah sekali-kali engkau membantah perintahnya dan (10) janganlah sekali-sekali engkau menyebarkan rahasianya. Karena jika engkau menyelisihi perintahnya maka engkau akan memanaskan dadanya, dan jika engkau menyebarkan rahasianya maka engkau tidak akan aman dari penghkianatannya"
ثُمَّ إِيَّاكِ وَالْفَرَحَ بَيْنِ يَدَيْهِ إِذَا كَانَ مُهْتَمًّا، وَالْكَآبَةَ بَيْنَ يَدَيْهِ إِذَا كَانَ فَرِحاً.
"Kemudian hatilah-hatilah engkau jangan sampai engkau gembira tatkala ia sedang bersedih, dan janganlah bersedih tatkala ia sedang bergembira"
Al-'Abaas bin Khoolid As-Sahmi berkata, "Maka kemudian Ummu Iyaaspun melahirkan bagi 'Amr bin Hajr anaknya yang bernama Al-Haarits bin 'Amr, yang ia merupakan kakek dari Umrul Qois penyair dan pujangga yang tersohor"
(Dari kitab Al-'Aqd Al-Fariid karya Al-Faqiih Ahmad bin Muhammad bin Abdi Robbihi Al-Andaluusi, tahqiq : DR Mufiid Muhammad, jilid 7 hal 89-90, Daarul Kutub al-'Ilmiyah, cetakan pertama, tahun 1983)

Jumat, 13 Januari 2012

Tetap tersenyum

Rabb..
Jangan biarkan dunia membuatku bersedih
Biarkan ia hanya kugenggam dengan tanganku, bukan hatiku

Jadikanlah hidupku sedetik kedepan lebih baik dari saat ini,,
demikian seterusnya..
#smile